Owner Heart (Chap.08)

OH8

Cast        : Kim Jung Woon / Yesung Super Junior

                 Mala Lovely Kiraina / You as. Park Yoon Mi

                 Kim Ryewook Super Junior

Support Cast :      Kwon Yuri SNSD

                             Eunhyuk Super Junior

                             Kim Hyoyeon SNSD

Author   : Shin Eun Hwa

Genre     : Romance, Sad, Friendship, Family

Rating   : =

Disclaimer : Karya ini murni punyaku dan dari hasil imajinasiku. please hargai kerja keras Author dengan tidak meng -COPAS karya ini. dan juga harap meninggalkan jejak ketika selesai membaca! trimakasih…^^

****

Yesung, Yoon Mi, Ryewook dan juga Yuri duduk berhadapan diruang tengah apartemen Yoon Mi. Mereka semua diam belum ada yang berani memulai percakapan sejak duduk 15 menit yang lalu.

Yoon Mi mengepalkan kedua tangannya sambil memperhatikan ke-3 manusia itu sibuk dengan pikiran mereka masing-masing. Ia menelan ludahnya yang terasa berat. Ia tau betul bahwa ketiga orang tersebut tidak dalam kondisi baik terlebih lagi Yuri dan Yesung.

“bagaimana keadaanmu?” Ryewook membuka pembicaraan dengan menanyakan kabar Yoon Mi.

“Baik direktur. Sehabis minum obat dan istrahat sebentar kondisiku jauh lebih baik” sahut Yoon Mi sambil melempar senyuman dari bibirnya.

“Kau terlalu lelah, istrahatlah yang banyak. Jangan terlalu bekerja keras” ucap Ryewook lagi menunjukkan perhatiannya pada Yoon Mi.

“Ne” jawab Yoon Mi pelan. Kembali ia layangkan senyuman khasnya pada Direkturnya itu.

Yesung menatap miris kearah Yoon Mi dan Ryewook. Perasaannya berubah mendadak dari yang tadinya tenang kini menjadi gundah. Kata-kata Ryewook barusan yang membuatnya gundah. Perhatiannya dan caranya menatap Yoon Mi membuat Yesung tak bisa menahan lebih lama lagi duduk ditempat itu.

“aku akan menunggu menejerku diluar. Kalian lanjutkan saja pembicaraannya” ucap Yesung kemudian beranjak dari tempat duduknya.

Yoon Mi, Ryewook juga Yuri menatap terkejut atas sikap Yesung. “aku juga ingin keluar sebentar” pamit Yuri kemudian menyusul Yesung keluar.

Begitu sampai diluar, Yesung langsung menghubungi Eunhyuk untuk segera menjemputnya membawanya pergi dari tempat itu.

“aku sedang ada acara, kujemput kau nanti, oh?” jawab Eunhyuk diseberang telepon. “jika kau membuatku menunggu sekarang, kupastikan besok dan seterusnya aku tidak akan pernah menyuruhmu menjemputku lagi” ancam Yesung dengan nada galak

“yak.. tapi ini penting Yesung ah.. aku akan menjemputmu setengah jam lagi, ottoehke?”

“tidak mau! Jemput aku sekarang” jawab Yesung makin dingin + galak

“waeyo? Kau duduk saja dulu dengan Yoon Mi. Aku janji begitu acaranya selesai, aku akan menjemputmu. Tenang saja,,, aku tidak akan memberitahukan pada wartawan atau media tentang keberadaanmu sekarang, oh?” rayu Eunhyuk lagi.

“jemput aku sekarang atau mulai besok dan seterusnya kau tidak akan pernah menjemputku lagi”

TUT…. Yesung mematikan sambungan teleponnya dengan Eunhyuk. Rasa kesal makin bertambah dalam dadanya dengan mendengar coletehan dari menejernya itu. Ia lalu berdiri ditepi balkon sambil melempar pandangannya jauh dan membiarkan angin menerpa wajah tampannya. Yesung merasa dengan begitu perasaannya sedikit lebih tenang.

“kau benar-benar seorang artis yang berhati mulia” kata Yuri sambil menghampiri Yesung yang berdiri dibalkon depan apartemen Yoon Mi. Ia mengikuti Yesung membuang pandangannya jauh kearah depan.

“maksudmu?”

“aku tau jika belakangan ini kau sangat sibuk. Jadwalmu sangat padat tapi kau masih bisa menyempatkan waktu untuk menjenguk seorang karyawan yang sakit. Ah, bukan karyawan.. apa dia fansmu?” tanya Yuri lagi

“ada apa kau kemari?” tanya Yesung balik dengan nada dingin tanpa menjawab pertanyaan Yuri

“sama sepertimu!” Yesung menatap Yuri yang masih menggantungkan kalimatnya. “menjenguknya… dia kan salah satu karyawan di OWN jadi aku kemari karena mendengar ia sakit. Lagipula.. dia juga akan menjadi stylishku nanti jadi, apa salahnya aku berbuat baik padanya?” jelas Yuri. Yesung tidak menjawab hanya kembali diam dan menghujani matanya dengan kerlap kerlip lampu yang bisa ia lihat dari arah tempat ia berdiri sekarang.

******

Eunhyuk turun dari mobilnya begitu sampai dihalam apartemen Yoon Mi.

“Jemput aku sekarang atau mulai besok dan seterusnya kau tidak akan pernah menjemputku lagi..” kata Eunhyuk sambil memperagakan gaya khas Yesung yang mengomelinya.

“sh, Yesung ah.. kenapa harus menelpon disaat seperti ini? Kau selalu memintaku datang disaat yang salah? Kau bahkan mengancamku jika tidak menjemputmu.. kau tidak mengerti diriku Yesung ah” lanjut Eunhyuk lagi dengan nada kesal. Ia kemudian masuk kedalam sebuah lift yang akan mengantarnya kelantai 6 tempat apartemen Yoon Mi berada.

“changkkaman..” teriak seorang yeoja sambil berusaha membuka kembali pintu lift yang hendak menutup itu. Eunhyuk memperhatikan yeoja itu dari ujung kaki sampai kepala dengan tatapan aneh

“waeyo?” tanya yeoja itu dengan tampang polosnya. Eunhyuk menggeleng dan memalingkan pandangannya kearah pintu lift yang sudah mulai bergerak keatas membawa mereka kelantai yang dituju.

TING… pintu lift terbuka. Hyoyeon langsung dengan sigap keluar dan berlari kecil hingga menabrak Eunhyuk yang baru berniat keluar.

“mianhe.. aku buru-buru. Ini darurat” kata Hyoyeon sambil membungkukan badannya kemudian berlari lagi menuju kamar apartemen Yoon Mi. Eunhyuk hanya menatap aneh kearah gadis itu

“Yoon Mi ya.. kau sakit dan kau tidak mengabariku? Awas saja jika kondisi mu parah maka aku akan….” kata-kata Hyoyeon terhenti begitu sampai didepan apartemen Yoon Mi dan melihat Yesung bersama dengan Yuri sedang mengobrol bersama.

“igi bwoya?” gumam Hyoyeon pelan. Sama dengan Hyoyoen, Eunhyuk juga terkejut melihat Yesung dan Yuri diberanda depan apartemen Yoon Mi. Ia berhenti tepat dibelakang Hyoyoen

“aku rasa sebentar lagi akan ada masalah” sahut Eunhyuk dari arah belakang dengan suara pelan. “Ne, sepertinya begitu.. aish.. kenapa harus ada Yuri disini?” jawab Hyoyeon lagi. Ia belum tau siapa orang yang berada dibelakangnya dan sejak tadi mengajaknya mengobrol. Pandangannya masih fokus pada dua sejoli yang ada didepannya itu. Yesung dan Yuri.

“Oo.. kau kenal Yuri? Bagaimana bisa?” tanya Eunhyuk penasaran. Jelas saja, Yuri baru pulang dari Perancis dan ia pasti belum bertemu dengan banyak orang diKorea. Selain Itu, status Yuri yang sebagai model terkenal juga membuat Eunhyuk tidak percaya jika gadis seperti Hyoyeon bisa mengenal Yuri dengan begitu dekat.

Beberapa detik kemudian muncul sosok Ryewook yang disusul oleh Yoon Mi dari arah dalam. Mata Hyoyeon dan Eunhyuk membulat seketika.

“Direktur… Yoon Mi…” ucap Eunhyuk dan Hyoyeon bersamaan.

“Oo.. kau sudah datang?” tanya Yesung begitu menyadari keberadaan Eunhyuk dan Hyoyeon. Hanya anggukan singkat yang diberikan oleh Eunhyuk sebagai jawaban atas pertanyaan Yesung. Tak ada kata lagi selanjutnya. Ia memilih bungkam.. tak mau bertanya ada apa dan kenapa. Begitu juga Hyoyeon. Ia juga lebih memilih menghampiri Yoon Mi setelah ke 4 orang itu pamit pulang dan meninggalkan apartemen Yoon Mi.

“ceritakan padaku bagaimana mereka semua ada disini?” tanya Hyoyeon penasaran. “nado molla..(aku juga tidak tau)” sahut Yoon Mi singkat.

“tidak tau bagaimana? Jelas-jelas mereka bertiga tadi ada disini kan? Jadi.. apa yang kalian bicarakan? Tadi itu Yuri kan? Dia juga datang bersama Yesung. Argh.. bagaimana semuanya bisa terjadi?” tanya Hyoyeon bertubi-tubi

“kau kesini sebenarnya mau menjengukku atau mewawancaraiku, huh?” tanya Yoon Mi kesal. Jelas saja pertanyaan-pertanyaan sahabatnya itu membuat kepalanya makin terasa sakit. Belum sembuh sakit dan demam yang ia rasakan, kehadiran Ryewook, Yesung dan Yuri barusan sukses membuat ia makin sakit. Dan sekarang pertanyaan-pertanyaan Hyoyeon membuat ia harus mengingat kembali kejadian yang baru saja dialaminya sedang ia sedang tidak ingin membahasnya.

“hehe… sebenarnya mau menjengukmu tapi aku penasaran dengan kehadiran mereka barusan. Oo.. itu tadi Yuri kan? Wah.. dia lebih cantik sekarang” puji Hyoyeon. Yoon Mi langsung melayangkan tatapan mautnya yang membuat Hyoyeon langsung menutup mulutnya rapat.

“aku mau tidur.. kau menginap disini kan?” tanya Yoon Mi lagi

“ne.. aku sudah izin pada eomma dan juga appa untuk menemanimu malam ini” jawab Hyoyeon

“coah..” kata Yoon Mi dan langsung masuk kedalam kamarnya. Hyoyeon menatap sahabatnya itu bingung kemudian menyusul Yoon Mi kekamar

******

“kau yakin akan masuk kerja hari ini?” tanya Hyoyeon begitu memperhatikan Yoon Mi yang keluar dari kamarnya dengan dandanan rapi.

“ne, aku baik-baik saja. sudah 3 hari aku tidak masuk kerja pasti akan banyak pekerjaan disana” ucap Yoon Mi sambil memakan sarapannya

“tapi kalau kau sakit lagi bagaimana?” tanya Hyoyeon khawatir. Ia memandang wajah sahabatnya itu yang masih berwarna putih pucat

“sudahlah.. aku akan baik-baik saja. lagipula selesai pemotretan aku langsung akan pulang jadi kau tak perlu khawatir” jelas Yoon Mi menenangkan sahabatnya itu

“gureojo. Kau hati-hati.. jika kau tak enak badan, segeralah pulang.. oh?”

“arasseo! Aku pergi duluan ne? Jangan lupa kunci pintu jika kau ingin pergi..” ucap Yoon Mi sebelum melangkah keluar. “Ne…” balas Hyoyeon singkat.

*****

Eunhyuk menepikan mobilnya dipekarangan OWNent. Ia dan Yesung kemudian turun dan masuk kedalam gedung berlantai hampir 20 itu. Yesung dan Eunhyuk langsung menuju ruangan pemotretan untuk menjalani serangkaian persiapan. Eunhyuk sibuk mempersiapkan kebutuhan dan peralatan pemotretan sedangkan Yesung dan Yuri sibuk dengan pakaian yang akan mereka kenakan.

“biar kubantu” ucap Yoon Mi sambil merapikan pakaian yang Yuri kenakan. Yuri terkejut menatap gadis yang ada didepannya kini. Gadis itu sibuk merapikan pakaiannya juga tatanan rambut Yuri agar lebih rapi lagi. Setelah itu ia ambilkan sepatu Yuri dan memakaikannya di kaki indah Yuri bak cinderella.

“kau sudah baikan?” tanya Yuri begitu tersadar dari rasa terkejutnya.

“Mm… begitulah. sudahlah… aku hanya demam sedikit. Aku akan baik-baik saja jadi kau tidak perlu khawatir, hm?” ucap Yoon Mi percaya diri.

Raut wajah Yuri berubah dari yang tadinya tenang menjadi sedikit tegang. Bukan tegang karena mengkhawatirkan kondisi Yoon Mi yang belum pulih total tapi karena ia khawatir kehadiran Yoon Mi akan berdampak negatif pada hubungannya dengan Yesung.

Flashback… 

Tepatnya 2 hari yang lalu saat Yuri baru sampai di OWNent pagi itu. Ia tak sengaja berpapasan dengan Yesung yang juga baru sampai.

“Anyonghasseoyo Yesung ah..” sapa Yuri lembut. “Anyong…Yuri ya” jawab Yesung singkat

“kau datang pagi sekali” ucap Yuri sambil berjalan beriringan masuk kedalam OWNent bersama Yesung.

“Mm… aku masih ada urusan dengan Direktur. Sengaja aku datang lebih awal untuk meyelesaikan urusan itu” jawab Yesung lagi

“urusan apa?” tanya Yuri penasaran. “Sh, memangnya setiap urusanku harus ku beritahukan padamu? Sesuatu.. dan aku rasa kau tidak perlu mengetahuinya” sahut Yesung sambil tersenyum kecil

“ah, arasseo.. tapi jika urusanmu dengan Direktur menyangkut masalah komisi, jangan lupa bagi denganku, oh?” canda Yuri

“aigho.. tidak kusangka model luar negeri sepertimu masih rakus juga dengan uang” cibir Yesung

“yak, ini bukan rakus tapi karena kebutuhan. Hehehe”

“sudahlah, aku pergi ne? Kita bertemu dilokasi pemotretan sebentar. Good by” pamit Yesung lalu menuju ruangan Ryewook.

Pertemuan dan obrolan yang singkat memang namun itu mampu menunjukkan sisi hangat dari diri Yesung yang sudah lama hilang dari hidup Yuri. Sejak kedatangannya pertama kali ke Korea dan bertemu dengan Yesung, Yesung nampak dingin padanya bahkan untuk menyapanya saja Yesung enggan dan pagi ini untuk pertama kalinya Yesung menyunggingkan senyumannya kembali untuk Yuri.

Yuri tau kesalahan yang telah ia buat pada Yesung sangatlah berat dan sulit untuk dimaafkan tapi sebisa mungkin, Yuri akan berusaha menebus kembali semua kesalahannya pada saat itu. Dan saat ia berusaha mendapatkan Yesung kembali, ia harus bertemu dengan Yoon Mi.. orang yang membuat Yesung nampak sulit untuk beralih kembali memandangnya..

Flasback end.

“waeyo? Yuri ya… gwenchana?” tanya Yoon Mi sambil mengibaskan tangannya didepan wajah Yuri

“ah, ne.. gwenchana. Mm.. ini adalah pemotretan terakhir ku untuk majalah KIS jadi, aku hanya sedikit tegang..” bohong Yuri sambil tersenyum kecil

“oh, arasseo. Byasanya para model yang lain juga sering merasakan hal yang sama sepertimu. Ku dengar hari ini kita akan mengambil beberapa latar berbeda jadi sepertinya kita akan bekerja sampai malam. Benarkah?” tanya Yoon Mi

“Ne, ku dengar juga begitu.. kau akan baik-baik saja kan?” tanya Yuri perhatian walau dalam hatinya masih sedikit gundah

“Oh.. aku sudah bawa persiapan. Hehehe” sahut Yoon Mi sambil memperlihatkan kotak obatnya pada Yuri. “ah, coah.. oh pemotretannya sudah dimulai aku pergi ne?” pamit Yuri.

Yuri dan Yesung menjalani pemotretan mereka yang terakhir sebelum majalah KIS diterbitkan. Karena hari ini pemotretan terakhir maka mereka bekerja sampai malam hingga semua shin mereka dapatkan sesuai dengan harapan.

“kalian telah bekerja keras” ucap sang fotographer begitu mereka telah selesai melakukan pemotretan. Staff lain sedang sibuk merapikan peralatan yang telah mereka pakai.

Yoon Mi juga sibuk membantu staff lain. Ia mengambil semua pakaian yang telah dipakai oleh model dan merapikannya. Ia letakkan pakaian-pakaian itu pada hangernya kemudian ia bawa keruang stylish. Setelah itu ia kembali membantu staff lain merapikan barang-barang lainnya. Yoon Mi beristirahat sebentar karena merasa kelelahan. Ia duduk di kursi kayu yang terletak tidak jauh dari tempat mereka melakukan pemotretan

“kau baik-baik saja?” tanya Ryewook menghampiri karyawannya itu. “ah, ne sajangnim.. aku baik-baik saja hanya sedikit lelah” ucap Yoon Mi pelan.

“kau sudah tau masih sakit tapi kenapa kau datang juga huh?”

“aku.. aku hanya ingin melihat pemotretannya selesai direktur. Lagipula.. aku stylish-nya disini jadi, aku tidak ingin pemotretannya berantakan hanya karena stylish nya tidak datang. Ini tanggung jawabku..” Jelas Yoon Mi tak mau disalahkan

“hush, kau pikir hanya  kau yang bisa menjadi stylish disini? Ada Yubin, Menejer Han juga. Tanpa kau, pemotretannya juga tetap akan berjalan sesuai rencana.. yang terpenting adalah kesehatanmu, arasseo?”

“Arasseo.. Direktur” jawab Yoon Mi. “anak manis…” canda Ryewook sambil mengacak rambut Yoon Mi.

“Direktur…. rambutku…” teriak Yoon Mi kesal dan memukul lengan Ryewook pelan.

Yesung tertegun. Melihat keakraban yang tercipta antara Yoon Mi dan Ryewook. Niatnya untuk menghampiri dan menghibur Yoon Mi, terpaksa ia urungkan. Ia meremas botol minuman yang ada digenggamannya. Tanpa Yesung sadari, dari belakang Yuri juga menyaksikan itu. Ia melihat Yoon Mi dan Ryewook bercanda bersama juga Yesung,,,

*****

Hyoyeon sampai didepan OWNent. Ia tidak langsung masuk hanya mengambil ponselnya lalu menghubungi seseorang yang sangat ia kenal yang tidak lain dan tidak bukan adalah Yoon Mi sahabat dekatnya yang membuatnya datang ketempat itu sampai malam seperti ini.

Tak ada jawaban! Hanya suara operator yang mengisi ruang pendengaran Hyoyeon. “teleponku tidak diangkat? Sh, Yoon Mi ya.. oedisseo..??? (kau dimana?)” gumam Hyoyeon pelan. Ia pandangi bingkisan yang ada ditangannya

“sedang apa kau disini?” tanya Eunhyuk mengagetkan gadis itu. Hyoyeon memegang dadanya karena terkejut sambil memperhatikan Eunhyuk. 1 menit kemudian mereka telah berpindah tempat dari yang tadi berdiri didepan gedung OWN menjadi duduk di salah satu kursi meja restoran yang terletak disamping OWNent.

“kau teman yang sangat baik dan perhatian” ucap Eunhyuk sambil meneguk tehnya. Ia mengajak Hyoyeon duduk direstoran dekat OWNent. Dan minum teh bersama. Hyoyeon hanya menyunggingkan senyuman kecilnya. “sepertinya kau dan Yoon Mi sangat dekat” lanjut Eunhyuk lagi

“Begitulah. Kami sahabat sejak kecil makanya sangat dekat” jelas Hyoyeon. Eunhyuk mengangguk mengerti.

“Sh, jam berapa pemotretannya akan selesai? Aku ingin bertemu Yoon Mi..” keluh Hyoyeon sambil melihat jam tangannya

“aku sudah menghubungi Yesung tapi ponselnya tidak aktif.. apa kau ingin masuk kedalam untuk segera bertemu dengan Yoon Mi”

“anio. Aku akan menunggunya disini saja. Aku takut akan menganggunya nanti” sahut Hyoyeon kemudian kembali tenang. Eunhyuk dan Hyoyeon melanjutkan meminum teh mereka hingga habis sambil menunggu Yoon Mi dan Yesung keluar.

15 menit berlalu.. Hyoyeon dan Eunhyuk kembali ke OWNent untuk memastikan keberadaan orang-orang yang mereka ingin temui. Dan benar saja, begitu sampai didepan gedung OWNent, Yoon Mi baru saja keluar dari dalam dengan ditemani oleh Ryewook.

“Yoon Mi ya…” sapa Hyoyeon sambil menghampiri sahabatnya itu. Kedua tangannya langsung merangkul Yoon Mi “gwencahana?” tanya Hyoyeon lagi

“oh.. ada apa kau kemari?” tanya Yoon Mi kembali. “aku mengkhawatirkanmu,, kau belum sehat betul dan hari ini sudah memaksakan diri kembali bekerja” jawab Hyoyeon. Ia tampakkan wajah khawatirnya kemudian tersenyum simpul

“Mianhe tapi aku baik-baik saja” ucap Yoon Mi lagi. Ia mengerti mengapa Hyoyeon begitu mengkhawatirkan dirinya. Mereka telah bersahabat sejak kecil dan tentu saja hal ini yang membuat mereka sangat dekat bahkan mereka sudah seperti saudara.

“kau meragukan ku huh? Aku janji akan menjaga semua karyawanku dengan baik” celutuk Ryewook tiba-tiba.

“arasseo,, sajangnim” balas Hyoyeon sambil tersenyum. “ini apa?” tanya Yoon Mi memperhatikan bingkisan yang dipegang Hyoyeon

“selimut dan beberapa lembar baju hangat. Aku pikir kau akan menginap disini jadi, kubawakan ini untukmu” jelas Hyoyeon sambil tersenyum kecil

“kau benar-benar sahabat yang baik” puji Ryewook. Hyoyeon tersenyum kecil

“bukan hanya baik tapi sangat baik dan pengertian” sambung Yoon Mi lagi dan ini membuat Hyoyeon makin bangga. “sudahlah, ayo kuantar pulang” ajak Ryewook. Dua gadis itu masuk kedalam mobil Ryewook yang membawa mereka meninggalkan OWNent.

Yesung, lagi-lagi hanya bisa melihat itu dari jauh. Dari arah yang terbilang dekat tapi jauh ia rasa. Yoon Mi ia lihat sangat bahagia dengan Ryewook.. harapannya untuk bisa dekat dengan gadis itu hanya bisa ia tahan dalam hatinya.

“kita juga pulang sekarang?” tanya Eunhyuk menyadarkan Yesung dari angan-angannya. “Oh? Ne!” jawab Yesung datar. Dengan sigap Eunhyuk langsung menjalankan mobilnya dan membawa mereka meninggalkan gedung OWNent.

“changkkaman..” teriak Yuri sambil berdiri tepat didepan mobil Eunhyuk. Rem dadakan dari Eunhyuk sukses membuat Yesung terkejut dan hampir terjatuh,,

“boleh aku menumpang mobilmu? Sepertinya supirku tidak datang menjemputku” pinta Yuri dengan wajah memelas. Eunhyuk tak menjawab hanya menoleh kebelakang melihat kearah Yesung

Yesung langsung membukakan pintu mobil disebelahnya tanpa berkata apapun. Tanpa aba aba Yuri pun langsung masuk dan duduk dikursi belakang samping Yesung. Ada gurat bahagia ia rasakan namun Yesung ia diam tanpa memasang ekspresi apapun. Datar!

****

Eunhyuk duduk santai disebuah restoran sederhana sambil sesekali memperhatikan jam tangannya. Ia sedang menunggu seseorang. Seseorang dimana mereka telah membuat janji untuk bertemu entah untuk sekadar mengobrol atau makan sekaligus.

“kau sudah lama?” tanya suara seorang yeoja yang membuat Eunhyuk menoleh.

“Oh, tidak juga. Aku juga baru sampai” jawab Eunhyuk sambil tersenyum kecil. Gadis itu menarik kursi dihadapan Eunhyuk kemudian duduk

“bagaimana kabarmu dan Yoon Mi?” tanya Eunhyuk kemudian. “baik,, Yoon Mi juga baik. Yesung, bagaimana kabarnya?” tanya Hyoyeon lagi

“dia lumayan baik hanya saja belakangan ini dia lebih sering diam” sahut Eunhyuk. Mereka kemudian memesan makanan untuk makan siang bersama

“sh, dia memang lebih cocok jadi orang pendiam. Mm,, bagaimana Majalah KIS? Kapan rencana akan diluncurkan?” tanya Hyoyeon lagi sambil memasukan potongan-potongan salad dalam mulutnya

“3 hari lagi”

“wah, aku sudah tidak sabar menantikan peluncurannya. Kali ini pasti lebih menarik apalagi modelnya adalah Yesung dan Yuri” seru Hyoyeon sambil tersenyum senang.

“Ne.. kunde.. bagaimana kau bisa kenal dengan Yuri?” tanya Eunhyuk penasaran.

“tentu saja kenal, kami teman sekelas saat SMA” ucap Hyoyeon tanpa beban.

“benarkah?”

“Hm,, wae?” Hyoyeon menatap bingung kearah Eunhyuk yang Nampak diam. “Eunhyuk ssie.. gwencahana?”

“ah, ne.. naneun gwenchana. Ayo, lanjutkan lagi makannya” kata Eunhyuk. Hyoyoen menurut

*******

Yesung mematuk bayangan dirinya didepan cermin yang ada dikamarnya. Ia rapikan dasi dan kemejanya kemudian memakai jas hitamnya yang makin menyempurnahkan penampilannya

“kau sudah siap?” sapa Eunhyuk sambil menghampiri Yesung. “Oh..” sahut Yesung datar.

“hari ini peluncuran majalah KIS setelah itu kontrakmu dengan OWNent akan berakhir jadi, kau bisa istrahat dengan tenang setelah ini” ucap Eunhyuk sambil duduk diranjang Yesung.

“jam berapa acaranya akan dimulai?” tanya Yesung lagi

“jam 10 pagi ini” jawab Eunhyuk

“baiklah” sahut Yesung lagi. Ia kemudian berjalan keluar dari kamarnya dan diikuti Eunhyuk dari belakang.. 10 menit kemudian Yesung dan Eunhyuk sudah sampai didepan OWNent. Yesung langsung masuk kedalam menuju ruangan yang telah ditata sedemikian rupa untuk acara peluncuran Majalah KIS nanti..

Yesung membuka kaca mata hitamnya begitu sampai dalam sebuah ruangan yang telah ditata rapi. Dibagian depan terdapat panggung kecil dan juga beberapa kursi dan meja untuk para Direktur dan orang-orang penting yang akan melakukan peluncuran majalah tersebut nantinya. Di bagian atas panggung terdapat spanduk dengan tulisan-tulisan yang berhubungan dengan majalah KIS. Dan selebihnya ruangan tersebut telah di isi dengan kursi-kursi dan meja yang akan disediakan untuk para tamu nanti..

“semua dekorasi ruangannya sudah siap?” tanya Menejer Han selaku penanggung jawab dan panitia acara.

“Ne, kami sudah menyelesaikannya tapi kami akan melakukan pengecekan ulang semenit tepat sebelum acara dimulai” jelas Yubin dan Yoon Mi.

“baiklah.. waktu kita tidak banyak. Semoga acaranya sukses” ucap Menejer Han. “Ye,,” sahut Yoon Mi dan Yubin bersamaan

“biar aku yang melakukan pengecekannya kau boleh istrahat” pinta Yoon Mi sambil mengambil pulpen dan map yang ada ditangan Yubin.

“kau yakin bisa sendiri?”

“Ne.. kau istrahatlah. Kau masih butuh tenaga untuk meng-handle acara nanti” jawab Yoon Mi sambil berlalu meninggalkan Yubin.

Yoon Mi membuka pintu ruangan yang menjadi tempat akan dilangsungkan nya acara peluncuran, saat yang sama Yesung juga baru keluar dari ruangan tersebut hingga mereka tidak berpapasan. Yoon Mi kemudian mengecek semua peralatan yang akan dipakai diruangan tersebut. Mulai dari penataan dekorasi, pengaturan tata panggung, lampu, LCD proyektor, serta kursi dan meja yang disediakan untuk para tamu semuanya ia cek dengan teliti. Setelah selesai tidak lupa tanda ceklist ia bubuhkan pada lembaran yang ada ditangannya sebagai bukti bahwa ia telah men-cek semuanya dengan baik dan benar agar tak ada kesalahan.

“Dekorasi yang indah” ucap Yuri membuat Yoon Mi menoleh.

“oh, Yuri ya.. kau sudah datang? Kau nampak cantik sekali hari ini” puji Yoon Mi sambil menghampiri kawan lamanya itu

“sudah berapa lama kau bekerja disini?” tanya Yuri kemudian setelah mereka duduk dikursi tamu dalam ruangan itu.

“5 bulan,, waeyo?”

“pantas saja kau sudah mengetahui semuanya kau bahkan bisa melakukan segala sesuatunya dengan baik” puji Yuri lagi

“ah, tidak seperti itu.. kau terlalu berlebihan. Aku hanya bisa membantu yang lainnya saja disini aku tidak banyak andil dalam hal ini” jawab Yoon Mi merendah

“kudengar kau kuliah,, di universitas mana?”

“Ne. Congguk University tapi sekarang aku sedang mengambil cuti” jelas Yoon Mi pelan. “Oh.. Ne! Aku akan menemui Direktur sekarang kau lanjutkan lah pekerjaanmu..” kata Yuri sambil berlalu meninggalkan ruangan itu dan Yoon Mi.

******

Acara peluncuran Majalah KIS dimulai.. para tamu sudah mulai ramai khususnya orang-orang dari industri yang sama dengan OWNentertaiment.. wartawan sudah sibuk memasang kamera mereka di arah belakang dan standby disana untuk meliput acara. Para journalist juga sudah mempersiapkan pena dan kertas mereka juga beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan peluncuruan dan isi Majalah itu nantinya

Dan inilah orang-orang yang berperan penting dalam pembuatan majalah KIS (Korean Idol Star) kita sambut mereka… ucap suara sang MC

CEO OWNent, masuk kedalam ruangan yang tidak lain dan tidak bukan adalah ayah Ryewook kemudian disusul oleh Ryewook selaku Menejer, Yesung dan Yuri selaku Model dan Menejer Han selaku pengedit dan pemateri isi Majalah.

“ini adalah peluncuran Majalah KIS edisi pertama untuk tahun ini. Selama ini kami selalu berusaha menyajikan topik-topik yang menarik didalamnya agar para peminat Majalah KIS ini semakin banyak. Dan hari ini kami juga melakukan hal yang sama, menyajikan topik-topik yang hangat dan menarik dalam edisi peluncuran kami kali ini. Kami berharap semoga kalian tidak kecewa dengan hasilnya” ucap ayah Ryewook memulai pidatonya. Semua tamu mengangguk mengerti

“anyong hassimnika, Kim Ryewook imnida. Saya selaku Direktur di Divisi Penerbitan Majalah KIS pertama-tama mengucapkan terimakasih atas kehadiran kalian diacara peluncuran majalah kami edisi pertama tahun ini. Terimakasih kalian sudah menantikan peluncuran majalah ini sejak lama dan hari ini kami telah berhasil meluncurkannya untuk para penikmat Majalah KIS. Ini adalah kerjaku yang pertama dan kerja tim ku yang kesekian kalinya.. kami semua sudah bekerja keras dan kami harap hasilnya tidak akan mengecewakan kalian.. khamsahamnida..” Ryewook menutup perkenalannya.

“anyong hasseyo.. Yesung imnida.. saya disini sebagai model dan juga tokoh yang akan mengisi mata dan penglihatan anda diawal sampai akhir Majalah, hehehe. Aku awalnya terkejut mendengar ditawarkan untuk menjadi model di Majalah sebesar dan seterkenal KIS tapi aku berusaha melakukan yang terbaik disini. Aku juga baru di dunia modelling dan dari Majalah inilah aku belajar banyak bagaimana menjadi model yang baik. Di edisi ini kami juga menampilkan sedikit sisi yang berbeda dengan memasangkan sang artis / tokoh utama yaitu aku dengan artis lain. Kalian bisa melihatnya nanti, khamsahamnida” Yesung menutup perkenalannya

“Kwon Yuri imnida.. anyong hasseoyo yoerobun.. aku tokoh baru dalam Majalah ini, tugasku hanya menemani dan mendampingi Yesung ssie dalam beberapa shin pemotretan. Aku tidak punya andil yang banyak dalam Majalah ini dan aku juga belum terlalu tau banyak tentang Majalah KIS tapi aku berharap kalian semua menyukainya dan bisa menjadikan isi didalamnya sebagai pemberi hiburan, informasi, motivasi dan ilmu kepada kalian semua. Khamsahamnida..” ucap Yuri memperkenalkan diri setelah Yesung.

“Naneun Han Ji Su imnida.. disini saya bekerja sebagai pengedit dan pemateri isi majalah. Seperti yang telah kita ketahui bersama Majalah KIS setiap edisinya selalu memberikan artikel-artikel dan informasi menarik yang membuat para penikmat Majalah makin menyukainya. oleh karena ini kami dari pihak divisi juga selalu mengusahakan yang terbaik. Isi maupun ulasan dan tulisan dalam majalah ini kami rangkum dan susun sedemikian rupa agar tidak membuat pembaca jenuh. Saya tidak bisa berkomentar banyak karena sebagian telah dikatakan oleh Direktur dan para model barusan hanya harapan kecil dari saya dan seluruh staff lainnya semoga kalian puas dengan sajian kami. Isi, dan topic-topik yang dimuat didalam majalah ini kami harap dapat memberikan kesan tersendiri bagi para pembaca terutama reader setia KIS Magazine. Khamsahamnida..” Menejer Han menyudahi perkenalannya.

Acara peluncuran Majalah KIS (Korean Idol Star) oleh OWN entertainment berjalan sukses. Semua tamu puas dengan presentasi dari Menejer Han yang memaparkan dengan jelas isi dan informasi yang termuat didalam Majalah. Semua pertanyaan yang dilontarkan juga dapat dijawab dengan baik oleh Menejer Han.

******

Setelah acara peluncuran Majalah KIS berakhir OWNent. kembali sunyi. Maklum, semua tamu dan para undangan yang memadati area itu barusan telah berpindah dan kembali ketempat mereka. Sekarang tugas para Cleaning Services menggantikan tamu-tamu diruangan itu untuk membersihkan dan membuat ruangan itu kembali seperti sedia kala.

Yoon Mi juga turut membantu para Cleaning Services karena pekerjaannya telah selesai. ia sibuk merapikan peralatan yang telah dipakai. Ia mengembalikan semua barang-barang yang tadi dipakai diruangan itu kembali keruangan seharusnya. Yoon Mi keluar sambil memegang beberapa kain spanduk dengan tujuan membawanya kegudang penyimpanan

“ah, chousuamnida…” ucap Yoon Mi begitu ia menyadari telah menabrak seseorang. Kepalanya langsung menunduk memberi maaf tanpa melihat siapa orang yang telah ia tabrak.

“tak bisakah kau berjalan dengan baik? Lihat,, kau membuat nya berantakan…” marah Yuri. Ia membereskan map yang sudah berserakan dilantai

“aku.. tidak sengaja Yuri ssie..” sahut Yoon Mi lagi. Ia lalu membantu Yuri merapikan kertas-kertasnya yang berserakan,,,

“kau?” Yuri menghela napasnya mencoba bersikap lembut. “apa yang kau lakukan dengan spanduk-spanduk itu?” tanya Yuri kemudian dengan nada lembut

“Oo.. aku hanya membantu para staff membawa ini kegudang penyimpanan. Kau baik-baik saja kan?”

“oh, aku baik-baik saja. sahut Yuri sambil tersenyum kecil “Tapi kenapa kau yang melakukannya? Karyawan dan cleaning services mana? Ini pekerjaan mereka kan?” tanya Yuri kembali

“Oh, mereka juga sedang melakukan tugasnya lagi pula aku ingin mengerjakan semua ini disaat-saat terakhir aku berada di OWN,,”

“saat terakhir? Maksudnya?”

“Ne, kontrakku dengan OWN entertainment akan berakhir setelah majalah KIS diluncurkan dan peluncuran Majalah itu telah selesai berarti pekerjaanku juga selesai sudah semuanya” jelas Yoon Mi

“jadi maksudmu kau akan berhenti bekerja disini?” tanya Yuri menyelidik

“Ne, begitulah! Aku ingin melanjutkan kuliahku yang sempat tertunda”

“Oh, arasseo.. pendidikan memang harus lebih didahulukan daripada apapun. Aku do’akan yang terbaik untukmu..” jawab Yuri sambil menepuk pelan pundak Yoon Mi.

“jongmal gomawo Yuri ssie…” jawab Yoon Mi sambil menunduk dan pamit. “Ne”

*****

“kau yakin akan berhenti hari ini juga?” tanya Ryewook begitu Yoon Mi menyerahkan surat kontrak yang ia dan OWN tandatangani 5 bulan yang lalu.

“Ne,,” jawab Yoon Mi datar

“disini tertulis kau masih punya waktu seminggu lagi di sini. Kenapa tidak keluar seminggu kemudian saja?”

“aku akan kembali ke universitas lusa jadi, aku akan mempersiapkan segalanya”

“benarkah?” Ryewook menatap karyawannya itu dalam. Tak ikhlas sebenarnya Ryewook melepaskan Yoon Mi untuk berhenti walau demi pendidikannya.

“Ye”

“Hm, aku mengerti. Kau lanjutkanlah kuliahmu.. pendidikan memang adalah yang terpenting” jawab Ryewook bijak.

“jongmal khamsahamnida sajangnim..” Yoon Mi membungkuk 90 derajat.

“Ne. Oh, ya sebentar malam kami mengadakan acara untuk para staff DPM dan juga yang terlibat dengan pembuatan Majalah KIS. Kau ikut kan?”

“akan kupikirkan” ucap Yoon Mi kemudian pamit keluar dari ruangan direkturnya itu. Ryewook menatap punggung Yoon Mi sambil tersenyum kecil.

******

Setelah selesai acara, Yesung langsung pergi meninggalkan OWN. Ia tak lagi berdiam diri OWNent dan berbaur dengan media yang sangat ingin meliputnya. Ia pergi tanpa memberitahu Eunhyuk kemana ia akan pergi. Ia hanya bilang akan keluar sebentar menghirup udara segar..

Dan tanpa sepengetahuan Yesung, Eunhyuk mencarinya keseluruh penjuru OWNent. Eunhyuk bertanya kepada semua orang yang ditemuinya untuk menanyakan keberadaan Yesung namun tak ada seorangpun yang tahu. Eunhyuk kembali mencoba menghubungi ponsel Yesung setelah tadi beberapa kali menghubunginya namun tak ada jawaban. Eunhyuk menunggu dengan sabar hingga suara diseberang terdengar

“ne..?” Yesung menjawab teleponnya

“kau dimana?”

“keluar. Waeyo?”

“aish, kau bertanya kenapa setelah membuatku panic hari ini? apa kau ada di apartemenmu? Aku akan kesana sekarang”

“Ne” jawab Yesung sambil mematikan ponselnya.

“waeyo Eunhyuk ssie..?” tanya Yoon Mi menghampiri Eunhyuk.

“Yesung, dia pergi tanpa memberitahuku. Sh, ternyata dia sudah dirumah” curhat Eunhyuk pada Yoon Mi.

“kau pasti sangat khawatir padanya ya? Tapi sudahlah.. kau kan bisa menemuinya diapartemennya”

“ne,, Oo.. kenapa kau membawa dos? Tanya Eunhyuk begitu memperhatikan Yoon Mi memegang sebuah dos sedang.

“ini? ah, ini adalah barang-barangku yang tidak bisa kutinggalkan di OWNent” jawab Yoon Mi sambil tersenyum kecil

“mwo? Maksdunya kau ingin berhenti?”

“Ne, kontrakku sudah berakhir dengan OWNent setelah peluncuran Majalah KIS tadi” Jelas Yoon Mi lagi

“aish, tapi apa tidak ada perpanjangan kontrak lagi? Siapa yang memberhentikanmu? Direktur,, atau siapa? aku akan memberitahu Direktur untuk membatalkan pemberhentianmu, oh?”

“anio..” Yoon Mi menahan tangan Eunhyuk. “aku sendiri yang ingin berhenti. aku ingin melanjutkan kuliahku yang tertunda.. ini bukan salah siapapun tapi keinginanku sendiri”

“lalu direktur?”

“dia juga mengetahuinya. Oh, ya aku pergi ne? Hyoyeon sudah menungguku didepan. Sampaikan salamku pada Yesung. Anyong…” pamit Yoon Mi kemudian berlalu. Eunhyuk memandang lemas punggung Yoon Mi. kini ia kehilangan 1 orang sahabat yang baik seperti Yoon Mi.

******

Eunhyuk membuka apartemen Yesung dan mencari sahabatnya itu keseluruh ruangan namun tak ada. “aish, dia kemana?” gumam Eunhyuk pelan. Tak mau di perbodohi oleh Yesung lagi, Eunhyuk akhirnya memilih duduk diapartemen Yesung dan menanti Yesung kembali daripada harus bersusah payah mencari-cari artisnya itu.

“kau dari mana saja?” tanya Eunhyuk begitu Yesung sampai diapartemennya. Ia duduk santai diruang tengah sambil membaca Koran yang ada ditangannya. Waktu lebih kurang 2 jam untuk menunggu Yesung membuat ia cukup bosan hingga memutuskan membaca Koran-koran yang ada dimeja dekat TV walaupun Koran-koran tersebut sudah diterbitkan beberapa hari yang lalu.

Yesung tak menjawab. Hanya mengambil sebotol air mineral dari dalam kulkas kemudian meneguknya

“ada apa denganmu? Kau baik-baik saja?” tanya Eunhyuk kembali namun tak dijawab juga oleh Yesung. “tadi, aku bertemu dengan Yoon Mi di OWN” lanjut Eunhyuk santai.

“lalu, apa hubungannya denganku?” jawab Yesung datar. Eunhyuk tersenyum kecil, rupanya pancingannya membahas Yoon Mi membuat Yesung mau berbicara lagi setelah sudah hampir seminggu ini ia enggan berbicara walaupun hanya sekedar mengobrol. Jangan kan dengan orang lain dengannya pun Yesung enggan berbicara hanya masalah yang penting itupun ia tak berbicara lebih dari 10 kali padanya

“dia menanyakan mu”

“lalu?”

“hm, kau belum mengerti juga? Dia khawatir padamu.. kau belum menemuinya beberapa hari belakangan ini kan? dia pikir kau marah padanya”

“aku tidak punya alasan apapun lagi untuk menemuinya. Pemotretan untuk majalah KIS telah selesai dan itu berarti aku sudah tidak punya urusan apapun lagi dengannya” jawab Yesung dingin

“benarkah?” Eunhyuk menganggukkan kepalanya. “sayang, ia ingin sekali mengucapkan ucapan perpisahan padamu tapi jika kau tidak ingin menemuinya mungkin pertemuan kalian di OWNent saat pemotretan terakhir beberapa hari yang lalu itu adalah pertemuan kalian yang terakhir” lanjut Eunhyuk santai

“mwo? Mwosun suriya?” tanya Yesung terkejut

“kau tidak tau? Yoon Mi sudah berhenti dari OWNent hari ini dan katanya dia akan pergi”

Yesung terdiam mendengar penuturan sahabatnya itu. Ada rasa bersalah mengganjal dipikirannya. Harusnya ia tidak mengacuhkan Yoon Mi beberapa hari terakhir ini. Apalagi ketika bertemu di OWNent, Yoon Mi selalu menyapanya dengan ramah dan lembut namun tak pernah ia gubris.

“Yesung Pabo…” maki Yesung pada diri sendiri. “kenapa kau tidak bilang dari tadi?” ucap Yesung kesal kemudian mengambil kunci mobilnya dan berlalu.

“sh, dia baru sadar sekarang, ku pikir dia akan mempertahankan ego nya lagi” gumam Eunhyuk sambil tersenyu kecil

*****

Bunyi suara aspal yang berkikisan dengan ban mobil Yesung terdengar hingga sampai didepan pekarangan OWNent. Yesung langsung memarkirkan mobilnya dan dengan cepat masuk kedalam.

Yoon Mi berjalan pelan sambil menggendong dos sedang yang berisikan barang-barang pribadinya. Begitu sampai di lobi, ia melihat Yesung baru datang ke OWNent. seulas senyuman kecil mengembang dibibir Yoon Mi setidaknya ia bisa mengucapkan salam perpisahan pada Yesung saat ini. ia berjalan pelan menghampiri Yesung

“Oo.. Yesung ah,,” Teriak Yuri membuat Yesung menoleh. Gadis itu langsung menghampiri Yesung “ku pikir kau sudah pulang ternyata kau masih disini?” tanya Yuri sambil tersenyum kecil. Langkah Yoon Mi terhenti begitu melihat Yuri mendahuluinya menghampiri Yesung

“Oh,, ne.. aku ingin menemui seseorang ..”

“benarkah? Siapa?”

“Mm.. bukan siapa-siapa. dia hanya teman tapi sepertinya dia sudah pergi” jawab Yesung lemas. Wajahnya tertunduk menyembunyikan gurat kekecewaan dan kesedihannya.

Yoon Mi yang mendengar itu langsung perlahan mundur. Ia tak ingin menganggu kebersamaan Yesung dan Yuri. Ia tau selama ini Yuri masih sangat membutuhkan Yesung begitu juga sebaliknya Yesung mungkin masih mencintai Yuri karena tidak mudah melupakan cinta pertama kita meskipun dia telah hilang bertahun-tahun.

Yoon Mi hendak mengambil jalur berbeda untuk keluar dari OWNent tanpa harus terlihat oleh Yesung dan Yuri “Yoon Mi ya..” teriak Hyoyeon sambil melambaikan tangannya. Yoon Mi menoleh kearah Hyoyeon dan balas melambai

Yesung menoleh kearah sumber suara dan disana ia temukan orang yang ia cari. Gadis yang ingin ia temui kini berada hanya beberapa langkah dari tempat ia berdiri. Yesung ingin pergi menemui Yoon Mi sekarang namun Yuri lebih dulu menggandeng tangannya

“kalau begitu kita pulang sekarang ne?” ucap Yuri sambil tersenyum manja.

Yesung tak dapat berbuat apa-apa. Ia hanya menatap Yoon Mi dari arah tempat ia berdiri dengan nanar begitu juga sebaliknya. Yoon Mi juga menatap Yesung dengan perasaan berat. Pandangan mereka saling bertemu dengan dalam……

=======To Be Continued=======

Wew, akhirnya part ini publish… *tepuk tangan senang.

Stlah mlalui bbrapa rintangan yg ckup menegangkan, yaitu kehilangan data2 FF ini yang telah author ketik akhirnya hari ini rampung dah dan bisa dpublish.. tau gak datanya ilang ampe 3x lho dan alhasil author harus mngetiknya ulang sbnyak 3x trsebut wlupun iden2 crita dari awal hingga ke3 kali diktik itu udah agak lupa tp author ushakan critanya ttp 1 jalur.

buat yg udah nungguin tyap partnya FF ini publish, gomawo dan Maaf part ini publishnya lama bgt krna itu td,, trjadi bbrpa kslahan teknis. heheh

Yo wesh, nntikan klnjutkannya ne? author usahain part brikutnya gak bakal lama dipublihs kek part ini..

happy readings and gomawo ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s