Owner Heart (Chap.06)

oh05

Cast        : Kim Jung Woon / Yesung Super Junior

                 Mala Lovely Kiraina / You as. Park Yoon Mi

                 Kim Ryewook Super Junior

Support Cast :      Kwon Yuri SNSD

                             Eunhyuk Super Junior

                             Kim Hyoyeon SNSD

Author   : Shin Eun Hwa

Genre     : Romance, Sad, Friendship, Family

Rating   : =

Disclaimer : Karya ini murni punyaku dan dari hasil imajinasiku. please hargai kerja keras Author dengan tidak meng -COPAS karya ini. dan juga harap meninggalkan jejak ketika selesai membaca! trimakasih…^^

****

Eunhyuk membuka jasnya dan melempatnya tepat disofa apartemen Yesung. “aish… yang benar saja.. dia tadi tidak ingin wawancara ataupun berfoto denganmu? Lalu, apa yang ia lakukan dengan berlarian menuju kearahmu? Aish,, Jinja…” gerutu Eunhyuk kesal

“haha.. dia sengaja ingin membuatmu malu Hyung” ucap Yesung yang membuat Eunhyuk naik pitam

“yak.. apa maksudmu? Membuatku malu?”

“mungkin” ucap Yesung datar

Yoon Mi dan Hyoyeon duduk santai disebuah restoran kecil dan sederhana. Mereka tertawa riang sambil menelan makanan ringan yang kini ada dimeja mereka

“mukanya lucu Yoon Mi ya. Hahaha.. ku pastikan dia pasti malu” ucap Hyoyeon sambil diselingi jeda tawanya yang khas

“ne, kau benar. Kau lihat wajah mereka tadi? Seperti tupai yang melompat dengan Percaya Dirinya dan jatuh ditengah-tengah.. haha..” jawab Yoon Mi yang juga diselingi tawanya. Mereka sepertinya merasa lucu dengan adegan sore tadi di OWNent. Sehingga mereka tertawa dengan riangnya.

“ne. apalagi muka Menejernya itu. Kelihatannya dia malu sekali. Hehehe” jawab Hyoyeon lagi.

“hm.. Bingo!” ucap Hyoyeon dan Yoon Mi lagi secara bersamaan kemudian tertawa lagi. Yesung dan Eunhyuk rupanya sudah sukses membuat dua gadis ini melontarkan tawa mereka hingga berkali-kali sore ini.

*****

Yesung kembali ke OWNent. Untuk melakukan sesi wawancara dan pemotretan terakhirnya. Sudah lebih sebulan ia bekerja dengan OWNent untuk melaksanakan kontrak yang telah mereka tanda tangani. Sampai pada majalah KIS (Korean Idol Star) dirilis barulah kontrak mereka berakhir.

Yoon Mi kembali keruang  pribadinya, stylish! Untuk mempersiapkan semua kelengkapan yang akan digunakan Yesung nantinya. Begitu sampai di ruang photographer, Yesung langsung berkeliling disekitarnya karena pemotretannya baru akan dimulai beberapa menit kemudian. Ia berjalan pelan hingga tiba diruangan stylish. 

Yesung mendongakkan kepalanya kearah pintu yang terbuka itu. Ia mengintip pelan dan Nampak seorang gadis sedang sibuk merapikan beberapa pasang pakaian

“apa ini pakaianku?” ucap Yesung sambil berdiri dibelakang Yoon Mi

“ne? ye..” ucap Yoon Mi pelan dan dingin. “biar ku bawa sendiri” jawab Yesung tidak kalah dingin. Kedua tangannya lalu meraih pakaian yang sedari tadi mengisi tangan dan lengan Yoon Mi dan berlalu pergi

“biar aku saja” kata Yoon Mi lalu meraih kembali pakaian yang ada ditangan Yesung. Ia kemudian meninggalkan Yesung dan berjalan duluan

“aku yang akan memakainya jadi, biar aku saja yang membawanya” kembali Yesung mengambil pakaian-pakain itu dari tangan Yoon Mi. gadis itu mendengus kesal melihat tingkah Yesung pagi itu. Ingin rasanya ia tampar wajah tampan Yesung agar namja itu berhenti menganggunya dan aktivitasnya

“ini pekerjaanku. Kenapa kau mau melakukannya?” Yoon Mi tak beranjak dari tempatnya berpijak. Ia lelah mengejar Yesung yang sama sekali tak mau mengalah. Namja itu terus berjalan tanpa mempedulikan ocehan Yoon Mi

“Yak.. apa kau suka padaku?” tanya Yoon Mi yang membuat Yesung berhenti sejenak

“mwo? Apa katamu barusan? Aku suka padamu?” Yesung berbalik arah menatap sosok yang berada didepannya itu kini

“ne. kau suka padaku kan?”

“apa yang kau bicarakan?” Yesung sudah mulai kesal namun berusaha agar tetap dalam keadaan stabil. Ia tak mau gadis didepannya itu beranggapan seperti yang ia ucapkan barusan walau Yesung sendiri belum mengetahui kebenaran akan kata-kata gadis itu

“jika kau tak suka padaku, kenapa kau selalu mengangguku. Ini pekerjaanku jadi biarkan aku mengerjakannya sendiri. Kau artis disini dan aku yang jadi stylish. Atau kau mau bertukar tempat denganku? Kau yang jadi stylish dan aku yang jadi artisnya, begitu?”

“mwo?”

“ada apa ini? siapa yang jadi artis dan siapa yang jadi stylish! Apa maksudnya?” tanya Shinju tiba-tiba menghentikan perdebatan dua manusia itu

“anio. Ah, Shinju ya.. kau sudah datang?” sapa Yesung ramah. Seulas senyum kecil nan licik mengembang dibibir Yesung

“ne. Oppa.. apa yang dia katakan padamu? Dia menyuruhmu menjadi stylish dan dia yang menjadi artis? sh, kau pikir dirimu siapa berani berkata begitu padanya? Kau tau dia siapa? Dia…”

“dia adalah orang yang suka menganggu kehidupan orang. Kau puas?” jawab Yoon Mi tegas. Ia langsung bergegas mengambil pakaian yang ditangan Yesung dan membawanya pergi. Shinju terperangah terlebih lagi Yesung melihat tingkah Yoon Mi yang tidak biasanya.

****

“Oppa.. kau jangan dengarkan kata-katanya tadi ya? Aku rasa.. dia hanya sedang ada masalah dan melampiaskannya padamu” kata Shinju sambil merapikan pakaian Yesung diruang pemotretan

“Mm.. gwenchana.. kata-katanya tadi bukanlah sesuatu yang patut untuk kupikirkan” jawab Yesung datar. Dari sisi sebelah, Yoon Mi hanya bisa memandang sinis kearah dua makhluk yang kini sedang membicarakannya itu

“ne, oppa.. sekarang lakukanlah tugasmu” perintah Shinju dengan nada manja

“arasseo!” sahut Yesung sambil tersenyum kecil

Pemotretan dan sesi Wawancara Yesung untuk mengisi majalah KIS nanti telah selesai dan itu berarti, ia telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Ia tak perlu lagi harus sering-sering ke OWNent karena ia sudah tidak ada urusan apapun lagi digedung itu tinggal menunggu hari peluncuran majalah maka Kontraknya dengan OWNent. Berakhir sudah.

“bagaimana pekerjaanmu? Selesai?” sapa Ryewook mengagetkan Yoon Mi yang tengah bersiap untuk pulang

“Ye, sajangnim” ucap Yoon Mi pelan. “kau sudah mau pulang? aku juga ingin pulang. bagaimana, jika kau ikut denganku saja” tawar Ryewook

“jongmal gomawo sajangnim tapi tak mau merepotkanmu” sahut Yoon Mi sopan

“haha.. tidak merepotkan. Aku juga tidak enak jika bawa mobil sendiri hitung-hitung kau temani aku sajalah, ottoehke?” tawar Ryewook lagi. Rupanya ia tak menyerah dengan sekali tolakan halus dari Yoon Mi

“baiklah!”

Keduanya lalu pulang bersama. Didalam mobil Yoon Mi Nampak diam. Tak sepatah katapun keluar dari mulutnya

“Oppa.. kau jangan dengarkan kata-katanya tadi ya? Aku rasa.. dia hanya sedang ada masalah dan melampiaskannya padamu”

“Mm.. gwenchana.. kata-katanya tadi bukanlah sesuatu yang patut untuk kupikirkan”

Yoon Mi kembali mengingat percakapan Shinju dan Yesung diruang pemotretan tadi siang. “mwo? Kata-kataku bukanlah sesuatu yang patut untuk dipikirkan? Kim Jungwoon…” erang Yoon Mi dalam hati

“gwenchana?” tanya Ryewook membuyarkan lamunan gadis itu. “ng? ne sajangnim..” jawab Yoon Mi sambil tersenyum tipis

“hm.. jadi sejak tadi kau melamun? Hm, berarti kau tak mendengarkan ceritaku” keluh Ryewook tapi masih focus dengan stir kemudinya

“ne? memangnya direktur bercerita tentang apa?” tanya Yoon Mi  kembali. “bukan apa-apa. Hanya penggalan kisah dari masa lalu” Elak Ryewook. Yoon Mi hanya mengangguk mengerti sambil tersenyum kecil

“kau sudah makan? Bagaimana kalau kita makan malam dulu sebelum kuantar kau pulang?” tawar Ryewook lagi

“ne?”

“aku tau kau belum makan malam. Ayolah!! Aku tidak ingin makan sendiri”

“ne, baiklah!” Jawab Yoon Mi menyetujui ajakan direkturnya itu.

Yesung mengambil sweaternya yang tergantung rapi belakang pintu kamar apartemennya. Ia lalu menuju pintu depan dan mengganti sandal hangatnya dengan sepatu kets yang terletak disamping pintu

“kau mau kemana?” sapa Eunhyuk yang baru saja datang. “keluar! Cari makan” jawab Yesung datar.

“dimana?” tanya menejernya lagi

“ditaman!”

“mwo? Memangnya ditaman ada makanan ya?” tanya Eunhyuk pabo. Yesung mengeryitkan kedua matanya

“menurutmu ada atau tidak?” Eunhyuk menggeleng. “kau sudah tau tapi masih bertanya. Cari makanan ditempat yang menyediakan makananlah..” jelas Yesung

“jongmalyo?”

“Mm…”

“aku ikut ya? Kebetulan aku juga lapar. Hehehe” pinta Eunhyuk sambil memperlihatkan wajah aegyonya.

Yesung dan Eunhyuk masuk disalah satu restoran terkenal di Korea. Malam sudah agak larut jadi, pengunjungnya juga sudah agak sepi dan Yesung tidak perlu menyamar dsb untuk menghindari para fans. Yesung membuang pandangannya menelusuri seluk beluk restoran tersebut dengan tujuan mencari tempat duduk yang asik untuk ia tempati nanti

“bukankah itu Yesung?” tanya Ryewook pada Yoon Mi begitu melihat Yesung dan Eunhyuk memasuki restoran. Yoon Mi mengangkat wajahnya memperhatikan orang yang dimaksud Ryewook dan benar! Dia adalah Yesung dan menejernya

“ne” jawab Yoon Mi datar. Ryewook langsung bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri dua makhluk yang sedari tadi berdiri itu

“anyonghasseo..” sapanya pada Yesung yang hanya dibalas senyuman kecil dan kecut.

“direktur… anyong…” jawab Eunhyuk ramah. Tidak lupa kepalanya menunduk sebagai bentuk hormatnya pada Ryewook

“Mm.. kalian kesini untuk makan?” tanya Ryewook yang dianggukan oleh Eunhyuk. Yesung hanya diam

“kalau begitu, bergabunglah dengan kami. Aku juga sedang makan dengan Yoon Mi. kalian kenal dia kan? salah satu staff di Departemen Penerbitan Majalah. Dia juga stylish-mu kan?” Ryewook menatap Yesung berharap pertanyaannya akan dijawab dengan hangat

“ne, baiklah! Aku rasa itu ide yang bagus.. daripada makan berdua bukankah akan lebih baik jika berempat? Kajja!” jawab Yesung semangat. Ia tak sedikitpun menampakkan rasa –tidak sukanya- pada kedekatan Ryewook dan Yoon Mi

Kurang lebih 1 jam mereka berempat duduk dan makan dalam 1 meja sambil menikmati makanan masing-masing. Suasana hening dan dingin karena tak satupun dari mereka ada yang berani membuka suara.

“bagaimana makanannya?” Ryewook membuka suara. “enak!” jawab Yoon Mi datar. Yesung dan Eunhyuk hanya diam.

Setelah selesai makan, mereka berpisah dan kembali kerumah masing-masing. Yesung dan Eunhyuk langsung keapartemen Yesung sementara Ryewook mengantar Yoon Mi pulang dan setelah itu baru ia kembali kerumahnya.

Yesung melempar jasnya kesofa kemudian mengambil sebotol air mineral dari dalam kulkas dan meneguknya

“wah.. tidak disangka ya kita bisa bertemu dengan Yoon Mi dan Direktur direstoran tadi” ucap Eunhyuk sambil menyalakan tv

“sepertinya mereka terlihat makin akrab. Ah,, aku curiga akan terjadi sesuatu diantara mereke berdua..”

“sesuatu? Apa maksudmu?” tanya Yesung menghentikan aktivitas minumnya. Ia menatap Eunhyuk antusias menantikan jawaban akan pertanyaannya

“ya, sesuatu. Seperti.. Mm,, maksudku begini. Orang awalnya hanya berteman dan kemudian dekat karena suatu kepentingan. Dan cinta bisa saja hadir disitu.. kau dan Shinju juga begitu kan awalnya?” jawab Eunhyuk santai tanpa mengetahui guratan perubahan diwajah Yesung.

“sudahlah! Jangan sangkut pautkan kisahku bersama Shinju dengan mereka. Aku tidak sudi” sahut Yesung judes. Ia berjalan masuk kedalam kamarnya

“arraseo! Bagimu Shinju adalah Dewi yang tak bisa disamakan dengan siapapun termasuk Yoon Mi kan?” Eunhyuk mengikuti Yesung dari belakang

“berhentilah membahas hal itu. Aku muak mendengarnya!” jawab Yesung masih dengan nada ketusnya. Ia kemudian membaringkan badannya diranjangnya dan menarik selimut agar menutupi dirinya

“yak.. memangnya kenapa?” tanya Eunhyuk sambil menarik selimut Yesung. “kau diam atau ku usir kau” ancam Yesung yang langsung mengunci rapat mulut Eunhyuk.

****

Yoon Mi mengetuk pintu ruangan Direktur yang tidak lain dan tidak bukan adalah ruangan Ryewook.

“masuk..” ucap Ryewook tanpa menoleh. Tangannya masih sibuk memeriksa beberapa dokumen yang berhubungan dengan perusahaan. Bahkan saking sibuknya, ia tidak memperhatikan siapa yang datang. Yoon Mi pun hanya berdiri menunggu direkturnya itu mengangkat kepalanya

“direktur…” ucap Yoon Mi akhirnya yang membuat Ryewook mengalihkan pandangannya dari dokumen-dokumen yang membuatnya mengacuhkan Yoon Mi

“Oh, Yoon Mi ya.. kau rupanya. Mianhe tadi aku sedang memeriksa beberapa dokument. Silahkan duduk” ucapnya. Ryewook berdiri dari kursi “DIREKTUR”nya dan duduk disofa yang terletak disebelah meja kerjanya.

“apa aku menganggu direktur?” tanya Yoon Mi ragu.

“ah, animnida… jadi, ada apa?” Ryewook menatap Yoon Mi penuh tanya

“aku sudah membuat design untuk pakaian model wanitanya. Aku belum memberitahukan hal ini kepada staff lainnya aku ingin direktur yang pertama melihatnya. Aku harap, Direktur menyukainya” Jelas Yoon Mi ragu. Ia lalu menyodorkan sebuah map yang berisi gambar design pakaian yang ia maksud

Ryewook menerimanya dan mulai membuka map tersebut. Lembar demi lembar ia buka hingga sampai pada lembaran akhir. Tampak ada design sebuah baju wanita dengan model simple tapi cukup menarik. Pakaian itu berupa terusan hingga sebatas paha sehingga pemakainya bisa tetap terlihat sexy dan feminim. Tangannya Yoon Mi buat panjang hingga menutupi lengan dan dibagian lehernya ia berikan sentuhan syal tapi berbentuk seperti pita. Rupanya usul Yesung untuk memberikan pita dibagian lehernya Yoon Mi terima dan ia masukkan dalam design-nya hanya saja ia membuatnya agak sedikit berbeda dari yang Yesung usulkan. Simple dan sederhana!

dress oh6

(ini dy design Yoon Mi. bagus kah? atau jlekkah? trserah kalian dah mau nilai gimana. hehehe)

“aku membuatnya dalam beberapa warna, jadi.. jika ada yang tidak menyukai warnanya, kita bisa menggunakan warna lain” lanjut Yoon Mi lagi.

“bagus! Tidak terlalu mencolok tapi menarik. Casual tapi elegant!” ucap Ryewook begitu ia selesai memperhatikan beberapa gambar yang Yoon Mi sodorkan padanya. “kau sudah memberitahukan ini pada yang lain?”

“belum, Direktur..”

“baiklah! Kita bahas penentuan design-nya dipertemuan sore nanti. Sekaligus, kita akan memilih model wanitanya…”

“ye!” jawab Yoon Mi kemudian meninggalkan ruangan Ryewook.

*****

Eunhyuk kembali ke OWNent hari ini. Entah apa yang membuatnya datang ketempat itu tapi yang pasti, daripada duduk dirumah ia rasa ke OWNent adalah pilihan yang tepat. Sekalian ia ingin memastikan jadwal peluncuran majalah KIS dan siapa yang akan menjadi model wanitanya nanti.

Eunhyuk sampai diruangan tempat Yoon Mi bekerja. Ia membuka ruangan itu perlahan dan nampak Yoon Mi sedang merapikan design pakaiannya yang akan ia presentasikan dipertemuan sebentar.

“Yak… apa ini? Apa ini design untuk model wanitanya?” tanya Eunhyuk. Tangannya sibuk mengotak-atik pakaian yang ada ditangan Yoon Mi

“ne. Waeyo? Apa jelek?” tanya Yoon Mi ragu. Ia khawatir kalau-kalau design nya nanti akan membuat teman-temannya kecewa karena modelnya yang terlalu sederhana itu

“ani. Ini bagus sekali.. kau dapat ide darimana membuat seperti ini? Yakh.. sepertinya kau memang berbakat jadi designer Yoon Mi ya…” puji Eunhyuk yang membuat Yoon Mi tersipu.

“benarkah? Tapi bukankah ini terlalu sederhana?” tanyanya lagi masih dengan nada ragu.

“ne! memang sederhana. Bukankah sesuai dengan tema kita? Sederhana tapi tidak kampungan kan? Ini sangat bagus! Hm.. jika dipakai oleh model wanita kupastikan ia pasti jadi tampak cantik dan sexy” gumam Eunhyuk lagi. Matanya menerawang kelangit-langit gedung membayangkan seorang gadis memakai baju yang telah di design oleh Yoon Mi tersebut.

“yak.. aku akan rapat dan mempresentasikan ini pada yang lainnya. Kau mau ikut?” tanya Yoon Mi membuyarkan lamunan Eunhyuk. “boleh! Kapan?”

“minggu depan. Sekarang pak menejer…” jawab Yoon Mi lalu menuju ruang pertemuan dengan staff lainnya

Rapat berlangsung selama lebih kurang 1 jam dan keputusan final diambil. Design Yoon Mi telah disetujui oleh semua pihak untuk digunakan dalam pemotretan dan dipakai oleh model wanita nanti. Yoon Mi tersenyum senang design-nya diterima baik oleh semua teman-temannya.

“kerja bagus Yoon Mi ya..” ucap Menejer Han dan diikuti oleh beberapa staff lainnya. “karyamu bagus.. aku suka” ucap salah seorang karyawan lagi

“jongmal khamsahamnida..” jawab Yoon Mi sambil tersenyum.

*****

Yesung menyetopkan mobilnya didepan gedung OWN ketika Yoon Mi juga baru keluar hendak pulang kerumahnya. Tanpa basa basi, Yesung langsung menarik tangan Yoon Mi dan menyeretnya masuk kedalam mobilnya.

15 menit kemudian, Yesung menepikan mobilnya didekat sebuah taman kecil yang jaraknya agak jauh dari jalan raya. Tau saja, Yesung sengaja memilih tempat itu agar tidak terlihat oleh para fans ataupun paparazy yang berkeliaran dimana-mana

“ayo turun” ajaknya pada Yoon Mi. gadis itu tak bergeming.. ia hanya diam sambil menggendong kedua tangannya didada

“aku bilang turun..” pinta Yesung lagi. Yoon Mi kembali diam tanpa kata. Karena kesal, Yesung lalu menarik tangan Yoon Mi hingga membuatnya turun dari dalam mobil.  Mereka lalu duduk dibangku kecil yang terletak ditaman itu.

“ada apa?” tanya Yoon Mi akhirnya membuka suara.

“aku sudah dengar.. tentang design itu” jawab Yesung menggantung. “lalu?” tanya Yoon Mi dengan suara datar

“Mm.. kau menerima saranku kan? memakaikan syal kecil dilehernya” Bangga Yesung. “lalu?” tanya Yoon Mi lagi. Pertanyaan yang sama untuk jawaban yang berbeda dari Yesung

“lalu.. Mm.. berarti kau tidak marah padaku kan?” sahut Yesung lagi menatap Yoon Mi.

“memangnya selama ini aku pernah bilang kalau aku marah padamu?”

“mwo? Jadi selama ini…” Yesung terdiam tak melanjutkan kalimatnya. Ia terkejut. Jadi, selama ini hanya aku yang beranggapan begitu? Batin Yesung. Aish, gadis ini benar-benar sukses membuatku tak karuan.

“Mm.. aku tidak pernah marah padamu. Jadi sekarang sudah jelas kan?”

“lalu kenapa kau selalu menghindar dariku?” tanya Yesung lagi

“itu.. bukan menghindar. Hanya saja.. tak mau menjerumuskan diriku kedalam masalah” sahut Yoon Mi pelan

“masalah? Masalah apa?” Yesung masih memasang tampang bingung. Kata-kata gadis ini sukses membuat otaknya berkelut panjang bagai menyebrangi lautan yang lepas tanpa batas.

“kau ini artis tapi otakmu kenapa pabo sekali huh?” sindir Yoon Mi. “bukankah kau selalu menjaga jarak dengan orang-orang yang dekat dengamu selain keluarga? Aku tau alasannya karena fans-mu dan aku tidak mau berurusan dengan orang-orang gila seperti mereka” papar Yoon Mi. Yesung mengangguk sambil tersenyum kecil

“aku sudah beberapa kali menjadi korban kegilaan mereka terhadapmu dan jujur saja aku tidak mau mengalaminya lagi. Sh, berurusan denganmu sama saja bunuh diri secara perlahan” lanjut Yoon Mi lagi. Ia mengingat kembali kisah-kisah malang yang dialaminya karena bertemu dengan Yesung dan itu semua ulah Fans-nya

“kenapa kau tersenyum?” Yoon Mi menatap curiga kearah Yesung

“tidak apa-apa. Hanya saja.. lucu melihatmu bercerita seperti itu.. hehe” Yesung terkekeh.

“sh, aku lapar! Traktir aku makan malam..” pinta Yoon Mi pada Yesung.

“ini sudah larut.. tidak ada restoran yang buka”

“dasar pelit!” gerutu Yoon Mi pelan. “yak,, aku bukannya pelit hanya saja…”

“hanya saja apa? Tidak bawa uang cash? Alasan yang tidak masuk akal” keluh Yoon Mi lagi. Sifat ceplas-ceplosnya muncul lagi. Ternyata berbicara dengan Yesung membuatnya melupakan janjinya pada diri sendiri bahwa “dia tak pantas bergaul dengan Yesung”.

Persetan dengan ancaman dan kecaman Shinju. Itu urusan belakangan! Yang penting, masalahnya dengan Yesung clear sudah. Sejujurnya Yoon Mi juga tak ingin bersikap dingin pada Yesung hanya saja, kata-kata Shinju benar-benar menancap dalam direlung hatinya. Sekarang, entahlah… hujatan apa lagi yang akan ia terima dari Shinju. Kita lihat saja nanti! Batin Yoon Mi

“kalau begitu, antarkan aku pulang. aku ingin makan dirumah saja” perintah Yoon Mi sambil beranjak dari tempat duduknya.

“baiklah.. nona Park” ucap Yesung sambil tersenyum

****

Yoon Mi membuka pintu apartemennya dan mengganti sepatu boots-nya dengan sandal hangat. “kenapa mengikutiku? Kau tidak pulang?” tanya Yoon Mi sambil meletakkan tasnya diatas meja kecil yang terletak diruang tengah apartemennya

“kau bilang ingin memasak tadi kan? aku ingin makan disini bersamamu” ucap Yesung pelan. matanya sibuk meneliti semua benda-benda yang ada diapartemen Yoon Mi

“mwo? Tapi disini tidak ada makanan. Jadi, kau mau makan apa?”

“kalau begitu, ikut aku…” ajak Yesung. Ia menarik tangan Yoon Mi agar menyamai langkahnya

***

“ku kira mau kemana ternyata kesini?” tanya Yoon Mi. mereka berjalan beriringan sambil mendorong kereta belanjaan mereka

“Mm.. kau bilang dirumahmu tidak ada bahan makanan kan? jadi, aku mengajakmu kesini” jawab Yesung. Yoon Mi menurut lalu memilih bahan-bahan makanan yang akan mengisi kulkasnya nanti.

Setelah selesai, Yoon Mi kembali kerumahnya dan mulai memasak. Sementara Yoon Mi memasak, Yesung duduk santai diruang tengah sambil memencet-mencet remot TV.

“ini makanannya” seru Yoon Mi sambil menata beberapa piring diatas meja kecil yang terletak disamping dapurnya

“wah.. akhirnya masak juga. Kenapa lama sekali? aku sudah lapar karena menunggu dari tadi” keluhnya sambil menyedot sup yang berada diatas meja.

“aw.. aw… hais..” pekik Yesung kemudian. “waeyo?” tanya Yoon Mi sambil duduk dikursi depan Yesung.

“panas.. hahaha” jawab Yesung sambil menjulurkan lidahnya keluar. Tangannya sibuk mengibas lidahnya agar rasa panas yang ia rasakan sedikit berkurang.

“aish, dasar pabo! Itu baru kuangkat dari kompor wajar saja kalau panas. Ini ayo minum..” ucap Yoon Mi sambil menyodorkan segelas air putih. Yesung langsung dengan cepat meminum air dari gelas yang diberikan oleh Yoon Mi. tanpa mereka sadari, tangan mereka saling menggenggam dalam adegan tersebut *bayangin aja sendiri ya?

“makanya, makannya hati-hati. Kau seperti orang yang tidak makan 7 hari 7 malam” ucap Yoon Mi mengalihkan pembicaraan karena adegan pegangan tangan barusan yang membuat keduanya saling canggung

“aish, habis masakanmu terlalu enak. Aromanya saja sudah membuatku ingin makan semuanya. Hehehe” sahut Yesung sambil tersenyum aegyo

“sudahlah.. cepat makan dan setelah itu kau pulang. arasseo?” ancam Yoon Mi agak galak.

“tenang nona park, aku juga tidak akan menginap disini. Disini tidak layak untuk ditiduri artis seterkenal diriku. Apartemenku jauh lebih bagus dan komplit disbanding dengan rumah reot mu ini” cibir Yesung.

“yak.. diam kau Kim Jongwoon” sahut Yoon Mi masih Nampak galak.

****

Yoon Mi kembali ke OWNent. hari ini untuk menyelesaikan pekerjaannya. Mengurus design-nya sampai tuntas hingga mencari model yang akan memakai design-nya itu. Pekerjaan yang padat! Sepertinya itu akan menyita waktunya seharian ini.

“Yoon Mi ya.. kau sibuk?” sapa Ryewook membuat gadis itu menoleh.

“lumayan direktur, ada apa?” tanya Yoon Mi. “kau datang sepagi ini dan langsung bekerja? Ayo sarapan dulu” ajak Ryewook lagi

“oh, jongmal gomawoyo tapi aku sudah sarapan” bohong Yoon Mi

“benarkah? Tapi aku tidak yakin..” ucap Ryewook menggantung. Tiba-tiba perut Yoon Mi berbunyi menandakan perut itu meminta segera diisi. “hm, kau sudah sarapan ya? Tapi perutmu berkata belum. Ayo..” Ryewook langsung menarik tangan Yoon Mi dan menuju restoran terdekat OWNent.

“Jongmal khamsahamnida sajangnim” ucap Yoon Mi. mereka berjalan beriringan menuju OWNent.

“untuk apa? Sarapannya? Tak perlu berterimakasih. Aku juga senang karena hari ini tidak sarapan sendiri. Nado Khamsahamnida Yoon Mi ssie” jawab Ryewook lagi

“direktur..”

“ne?” mereka tersenyum akrab.

“Oo.. designku… aku lupa. Direktur, aku duluan ke ruangan ne? anyong…” pamit Yoon Mi. Ryewook hanya tersenyum geli melihat tingkah lucu Yoon Mi

****

Yesung dan Eunhyuk sampai didepan OWNent. Yesung langsung memakai kacamata hitamnya begitu ia turun dari dalam mobil dan berjalan didepan Eunhyuk

“kau tidak tanya kenapa kita kesini?” tanya Eunhyuk sambil berjalan disamping Yesung. “hari ini akan diumumkan siapa yang akan jadi model wanita majalah KIS kan?” jawab Yesung datar

“kau sudah dengar? Dari siapa?”

“dari siapa itu tidak penting. Yang pasti aku tidak dengar darimu” sahut Yesung lalu meninggalkan Eunhyuk

Eunhyuk langsung menuju keruang pemotretan begitu ia sampai di OWNent tapi Yesung ia malah keruangan stylish tempat dimana Yoon Mi bekerja

“bagaimana designya? Sudah siap?” bisik Yesung pelan ditelinga Yoon Mi. “Yak.. kau mau membuatku mati jantungan huh?” pekik Yoon Mi kesal

“hehehe mian! Aku tak bermaksud begitu” jawab Yesung santai. Ia lalu memperhatikan sebuah dress yang terpajang dipatung depan Yoon Mi. apa lagi.. ya design yang sudah Yoon Mi buat

“jadi ini design nya? Bagus. Sepertinya kau akan terlihat berbeda jika memakai baju ini. terlihat lebih feminiem..” ucap Yesung.

“yak.. jangan sentuh itu. Itu akan dipakai sebagai sampel jika model wanitanya sudah datang nanti” ancam Yoon Mi. “kau.. ada apa kau kemari?”

“mencarimu”

“mwo?”

“hehehe.. waeyo? Kau terkejut? Kau belum pernah dicari oleh artis sepertiku sebelumnya?” tanya Yesung dengan nada mengejek. Yoon Mi hanya mencibir kesal sambil menatap Yesung dengan sudut matanya

“hari ini pengumuman siapa yang akan jadi model wanita dimajalah KIS kan? makanya aku datang untuk melihatnya. Heuft, aku penasaran kira-kira artis siapa yang akan menjadi pasanganku nanti ya?” gumam Yesung

“mwo? Pasangan?”

“ne! bukankah aku juga akan beradu didepan kamera dengan model wanitanya nanti. Aish, aku jadi tidak sabar” lanjut Yesung lagi sambil membayangkan adegan2 yang akan ia jalani bersama model wanita nanti.

“sh, dasar namja! Giliran dengan wanita saja baru begitu” gumam Yoon Mi pelan. “waeyo? Kau cemburu?” tanya Yesung yang sukses membuat Yoon Mi terkejut

“apa maksudmu? Cemburu? Memangnya kau itu siapa? sh, hey dengar! Kim Shinju.. jika dia mendengar ucapanmu tadi, kupastikan dia akan membakarmu hidup-hidup. Dia kan sangat terobsesi sekali padamu..” jelas Yoon Mi. Yesung hanya mengangguk

“ne. kau benar. Maka dari itu jangan beritahu Shinju ok?” Yesung langsung menarik tangan Yoon Mi keluar dari ruangan semula

****

“baiklah, terimakasih kalian semua sudah hadir dipertemuan kita kali ini. setelah kemarin kita membahas tentang design pakaian yang akan dikenakan oleh model wanita pengisi majalah KIS nanti, maka hari ini kita akan membahas siapa yang akan kita rekrut menjadi model wanitanya” Ryewook membuka rapat sore itu

Semua yang hadir diruangan tersebut mengangguk termasuk Yoon Mi, Yesung, Eunhyuk juga Shinju. Yoon Mi yang duduk disamping Yesung langsung menjadi bulan-bulanan tatapan mata Shinju tapi Yoon Mi tak menyadari itu.

“baiklah, siapa yang kalian rekomendasikan untuk jadi model wanitanya. Ada yang punya usul?” tanya Ryewook. Semua staff saling menatap

Beberapa model wanita yang diusulkan oleh staff ditolak oleh staff lain dengan beberapa alasan dan pertimbangan dan kemudian mereka menyerahkan pemilihan model kepada Ryewook, direktur mereka.

“baiklah, karena kalian mempercayakan padaku untuk memilih model wanitanya, aku sudah menemukan siapa orangnya. Dia akan datang 5 menit lagi” jelas Ryewook

“direktur, siapa model yang kau rekomendasikan? Apa dia salah satu artis juga di Korea? Atau mungkin penyanyi atau…”

“kalian lihat saja nanti. Dia bukan salah satu artis ataupun penyanyi dikorea. Dia bekerja sebagai model di luar negeri” jelas Ryewook

“wah.. luar negeri? Berarti dia model terkenal ya?

“iya.. ah satu kehormatan bagi majalah kita bisa merekrut model luar negeri sepertinya” gumam beberapa karyawan.

KREK.. suara pintu terbuka terdengar. Semua menoleh kearah orang yang akan muncul dibalik pintu tersebut dan nampaklah seorang gadis dengan rambut panjang lurus terurai muncul sambil tersenyum dan menunduk kearah semua orang.

“ini dia. Dia yang akan menjadi model wanita majalah KIS nanti. Kwon Yuri..” jelas Ryewook

Yesung tertegun mendengar nama itu terlebih melihat gadis itu kini berdiri didepannya. Gadis yang dulu sangat ia cintai, gadis yang membuatnya jatuh cinta namun kemudian meninggalkannya. Gadis yang telah memberinya harapan namun telah membuatnya harapannya pupus sia-sia.

Berbeda dengan Yesung yang kaget karena melihat kehadiran Yuri, Yuri malah terkejut karena melihat Yesung yang kini telah jauh berbeda dengan dulu. Dulu saat masih SMA.. Yesung yang Lugu, Cupu dan Pendiam kini berubah menjadi namja yang keren, cool dan tampan tentunya.

Yesung dan Yuri saling menatap terkejut sementara Yoon Mi hanya memandang bingung kearah kedua sosok itu

============To Be Continued===============

Wew, akhirnya part ini trselesaikan jg chingu dan readers. Mian agak lama publishnya soalnya lg sibuk dan jg ada bbrp hal yg mmbuat ketrlambatan publishnya lngkap sudah. *aw, bahasanya

spt yg lainnya, Author kmbali minta saran dan masukannya biar mkin smgt ngeti ke next part. gomawo buat yang udah stia nungguin tiap part dari FF ini.. author jnji bakal buat crita yg lbih seru lagi..

khasahamnida… ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s