Owner Heart (Chap.05)

oh05

Cast        : Kim Jung Woon / Yesung Super Junior

                 Mala Lovely Kiraina / You as. Park Yoon Mi

                 Kim Ryewook Super Junior

Support Cast :      Kwon Yuri SNSD

                             Eunhyuk Super Junior

                             Kim Hyoyeon SNSD

Author   : Shin Eun Hwa

Genre     : Romance, Sad, Friendship, Family

Rating   : =

Disclaimer : Karya ini murni punyaku dan dari hasil imajinasiku. please hargai kerja keras Author dengan tidak meng -COPAS karya ini. dan juga harap meninggalkan jejak ketika selesai membaca! trimakasih…^^

*****

Ryewook menatap tajam kearah Yesung begitu juga sebaliknya. Sementara Yoon Mi tegang melihat kedua namja itu saling berdebat karenanya.

“Mm… baiklah! Terserah padamu nona Yoon Mi” ucap Ryewook akhirnya.

Yesung, Yoon Mi dan Ryewook duduk berdampingan dengan memposisikan Yoon Mi diantara mereka berdua. Acarapun dimulai! Satu persatu model mulai berlenggak lenggok ria diatas catwalk secara bergilir dengan memakai pakaian yang berbeda-beda. Yoon Mi begitu antusias menyaksikan pertunjukkan tersebut. Matanya dengan seksama memperhatikan setiap pakaian yang dipakai oleh para model mulai dari warna, model, juga aksesoris-aksesoris tambahannya. Berbeda dengan Yoon Mi, Yesung dan Ryewook tidak begitu terlalu serius menyaksikan show tersebut.

Ryewook, Yesung dan Yoon Mi keluar dari gedung begitu acara selesai. Ryewook langsung masuk kemobilnya begitu sang security yang mengantarkannya memberikan kunci kontak padanya.

“kau mau pulang? ikutlah denganku biar kuantar” tawar Ryewook

“ah, animnida sajangnim. Aku bisa pulang sendiri. Terimakasih atas tawarannya” tolak Yoon Mi halus. Kedua bibirnya mengembang mengulai seulas senyum tipis

“kau yakin akan pulang sendiri? Aku ragu bila harus meninggalkanmu sendiri disini” jawab Ryewook sambil melirik kearah Yesung yang tampak acuh

“aku akan baik-baik saja direktur. Kau tidak perlu khawatir”

“Mm.. baiklah. Aku pulang ne? sampai jumpa dikantor besok” ucap Ryewook sebelum akhirnya menginjak gas mobilnya dan meninggalkan Yoon Mi juga Yesung.

“hati-hati dijalan” teriak Yoon Mi sambil melambai kearah mobil Ryewook.

“kau berlebihan” cibir Yesung yang membuat Yoon Mi menoleh. “berlebihan? Apa maksudmu?” tanya Yoon Mi tajam

“itu.. a…”

sumi chage dallyeowa meotjige kkeutnaen

geudae Have a good time oneulmankeum Party time


Ponsel Yesung bordering. “Hyuk ah.. oedisasseyo? (kau dimana?)” tanya Yesung.

“dijalan. Kau sudah pulang?”

“ne, aku baru saja keluar. Kau jemput aku sekarang ya?” pinta Yesung.

“Yesung ah, kalau kau menunggu sebentar. Tidak apa-apakah?” tanya Eunhyuk ragu.

“michesseo?” jawab Yesung dengan suara yang agak keras. Yoon Mi menoleh kearah Yesung karena terkejut. Yesung langsung tersenyum aegyo kearah Yoon Mi seolah berkata _maaf_

“ini sedang turun salju dan kau menyuruhku menunggumu disini. Kau mau membuatku mati membeku huh?” lanjut Yesung kesal. Ia sudah menjauh dari Yoon Mi beberapa langkah

“itu dia masalahnya Yesung ah.. disini juga sedang turun salju dan aku terjebak dijalanan karena saljunya sangat deras dan menutupi jalan. Aku harus bagaimana lagi? Aku tidak mungkin terbang untuk bisa kesitu kan?” jelas Eunhyuk tak mau disalahkan

“aish.. jinja! Aku tidak mau tau. Bagaimanapun caranya kau harus jemput aku sekarang titik” jawab Yesung lalu menutup teleponnya

“siapa yang menelpon?” tanya Yoon Mi begitu Yesung mendekat kearahnya

“ah, bukan siapa-siapa” elak Yesung.

“Mm.. siapapun dia tapi tidakkah cara bicaramu terlalu kasar padanya”

“mwo?…oh, itu.. dia adalah sahabatku sejak kecil dan begitulah cara kami berkomnikasi satu sama lain. Hehe” jelas Yesung. Yoon Mi hanya mengangguk pertanda mengerti

“kau mau kemana?” tanya Yesung seraya menyamakan langkahnya dengan Yoon Mi. “kehalte bus” jawab Yoon Mi singkat

“buat apa?”

“aku tidak punya sedan ataupun supir pribadi yang mau menjemputku dan mengantarkan aku pulang. jadi, harus kehalte bus” jelas Yoon Mi. “Ooh..” gumam Yesung pelan

“supirmu… dia tidak jadi menjemputmu?” tanya Yoon Mi sambil memposisikan duduk dihalte bus. Kedua bola matanya sibuk melihat kearah biasanya bus berasal. “itu.. sepertinya tidak” jawab Yesung kemudian diam.

“Busnya sudah datang. Aku pulang ne? gomawo sudah mau menemaniku” ucap Yoon Mi seraya masuk kedalam Bus.

Untuk sesaat, Yesung terdiam sejenak. Otaknya mulai berputar dan berpikir keras. Ia tidak mungkin mau menunggu dihalte bus dengan cuaca sedingin sekarang. pintu otomatis Bus sudah mulai menutup dan saat itu,  Yesung langsung bergegas masuk kedalam bus yang sama dengan Yoon Mi. ia bingung harus kemana karena Eunhyuk belum menjemputnya terlebih lagi dicuaca yang sangat dingin seperti ini. Yesung duduk disamping Yoon Mi yang teletak paling belakang.

“yang benar saja. Masa artis naik bus” gumamnya pelan sambil mencari posisi duduk yang baik

“kalau begitu, kenapa kau tidak naik taksi saja?” tanya Yoon Mi. “aku tidak bawa uang cash” jawab Yesung agak angkuh

“masa artis tidak punya uang?  Yang benar saja?” cibir Yoon Mi.

“aish.. jangan keras-keras bicaranya nanti kalau ada yang dengar bahwa aku artis bagaimana? Aku sedang tidak ingin diwawancara ataupun di foto” bisik Yesung dengan suara pelan

“siapa yang akan mewawancaraimu? Disini hanya ada kita berdua dan juga ahjussi” tunjuk Yoon Mi pada supir bus. “kau pikir dia tertarik ingin mengambil foto-mu? NO!” lanjut Yoon Mi sambil menggoyangkan jari telunjuknya.

“ia.. kau benar. Hehehe” ucap Yesung begitu memperhatikan sekelilingnya yang memang Nampak sepi. Yoon Mi hanya menggerutu kecil melihat tingkah konyol Yesung.

Bus yang membawa Yoon Mi dan Yesung berjalan mengitari kota Seoul. Yoon Mi menyandarkan badannya yang lelah dikursi sambil membuang pandangannya kearah luar. Sementara Yesung sudah terlelap dalam duduknya. Matanya tertutup rapat seolah menyiratkan betapa lelahnya dia hari ini.

“sh, memangya dia habis bekerja apa sampai selelah ini?” gumam Yoon Mi pelan. Ia lalu mengeluarkan sebuah syal berwarna green white dari dalam tasnya dan mengalungkan syal itu dileher Yesung.

“kalau dilihat-lihat dia lebih tampan sekarang dibanding SMA dulu. Walau dulu ia juga tampan tapi tertutupi oleh selera fashion-nya yang buruk itu” lanjut Yoon Mi lagi. Ia merapikan poni Yesung yang menutupi wajahnya.

“semoga mimpi indah. Kita bertemu lagi besok ya” ucap Yoon Mi sebelum akhirnya turun dihalte bus tujuannya.

“dia bukan temanmu?” tanya sang sopir pada Yoon Mi. “oh.. animnida ahjussie” elak Yoon Mi

“lalu dia harus kuturunkan dimana? Dia tertidur lelap sekali”

“oh, kau boleh menurunkannya di 2 halte berikutnya. Itu hanya akan butuh beberapa langkah untuk sampai dirumahnya. Ini .. pakai tiketku saja” ucap Yoon Mi sambil memberikan tiket busnya. Ia kemudian turun.

***

Yesung terbangun dari tidurnya begitu sang sopir memberhentikan busnya tepat dihalte yang tadi telah disebutkan Yoon Mi. Yesung terperangah begitu melihat sekelilingnya Yoon Mi sudah tidak ada. Ia menatap bingung kesegala arah. Maklum saja, ia belum pernah naik bus sebelumnya. Waktu SMA kan naik sepeda doang *abaikan

“sampai kapan kau mau menunjukkan wajah bingung-mu itu? Ayo cepat turun” perintah sang sopir

“ne?”

“ayo cepat turun. Aku sudah terlalu baik mau mengantarmu sampai tujuan. Ini sudah terlalu larut. Aku juga ingin pulang”

“mwo? Tujuan?”

“Ppali.. khabwa.. (pergilah)” perintah sang Sopir yang langsung membuat Yesung turun.

Yesung memasukkan kode apartemennya. Begitu sampai didalam, ia langsung merebahkan dirinya disofa ruangan tengah.

“kau naik bus? Yang benar saja” ucap Eunhyuk lalu duduk dikursi depan Yesung.

“itu semua karenamu. Jika kau tidak telat menjemputku, mana mungkin aku naik bus?” jawab Yesung

“mianhata. Aku tidak bermaksud membuatmu menunggu tapi tadi aku benar-benar terjebak macet”

“sudahlah! Lupakan”

“Mm.. tapi, apa di bus tadi tidak ada yang mengenalimu? Jika ada yang melihatmu bagaimana? Ah, image-mu pasti akan hancur karenanya” sesal Eunhyuk sambil memukul dahinya.

Yesung mengganti posisi tidurnya menjadi duduk. “jika image-ku benar-benar hancur karena naik bus, itu semua salahmu” ucap Yesung kemudian masuk kekamarnya.

“aish, kenapa selalu aku yang disalahkan?” gumam Eunhyuk pelan.

Yesung melonggarkan dasinya yang sedari tadi menggerogoti lehernya. Ia terkejut melihat sebuah syal hijau muda + putih melingkar dilehernya. “sejak kapan ini ada dileherku?” gumam Yesung sambil memperhatikan benda itu lekat-lekat. “Yoon Mi..” gumamnya sambil tersenyum kecil setelah itu merebahkan badannya diranjang empuknya.

***

Yoon Mi memencet tombol lift yang akan membawanya kelantai tempat ia bekerja. Hari masih pagi dan OWNent. Juga masih agak sepi tapi itu tidak mematahkan semangat Yoon Mi untuk bekerja sepagi ini.

Setelah menunggu 1 menit, pintu lift tersebut terbuka dan Yoon Mi terkejut melihat ada Ryewook didalam lift tersebut. Yoon Mi tersenyum sambil menundukkan kepalanya kepada Ryewook

“anyong hasseo…” sapa Yoon Mi ramah. “anyong…” jawab Ryewook singkat.

“bagaimana show-nya? Apa itu cukup membantumu?” tanya Ryewook membuka pembicaraan

“ne. gomaseumnida sajangnim..” ucap Yoon Mi

“untuk apa?”

“sudah memberiku kesempatan melihat show sebesar itu. dan juga itu sangat membantu untuk design yang akan ku buat nanti. Jongmal khamsahamnida.. Aku belum sempat mengatakannya pada hari itu” jelas Yoon Mi

“Mm… gwenchana. Kau pagi sekali”

“ne. tadi begitu bangun pagi, aku langsung memikirkan beberapa jenis design yang mungkin akan cocok untuk tema kita dan aku langsung kesini agar bisa langsung menerapkannya. Mungkin dibeberapa pakaian yang sudah ku buat akan ku ubah sedikit sesuai dengan yang ku pikirkan dan kuharap itu tidak akan mengecewakan tim dan Direktur”

“benarkah? Kau rajin sekali. Kunde.. tadi kau bilang begitu bangun pagi kau langsung memikirkan design dan langsung kesini? ”

“Mm..” Yoon Mi mengangguk polos

“berarti kau tidak mandi ya?”  ejek Ryewook. “direktur..”

“hahaha.. sudahlah! Lupakan. Aku hanya bercanda”

“aku akan keruangan stylish dulu” pamit Yoon Mi

“Mm.. selamat bekerja” ucap Ryewook sebelum akhirnya mereka berpisah.

DAK..!!

Yesung menutup pintu mobilnya begitu ia sampai didepan gedung OWNent. “kau mau apa kesini?” tanya Eunhyuk

“wae? Hari ini aku tidak ada jadwal kan? berduduk diam dirumah membosankan lebih baik jika kesini. Disini ada banyak orang yang bisa kutemui..” jawab Yesung sambil melangkah masuk

“kalau kau ingin agar tidak bosan setidaknya kepantai atau ketaman wisata. Kenapa ke OWNent? Itu malah akan membuatmu tambah bosan. Disini sama saja kau datang mencari pekerjaan” ceramah Eunhyuk

“kalau kau ingin ketaman wisata atau kepantai, pergilah! Aku akan menunggumu disini” ucap Yesung sambil menepuk pundak menejernya.

“yak..yak.. yak..”

Yoon Mi duduk bersilah dilantai ruangan stylish sambil memperhatikan beberapa sampel pakaian dengan design yang berbeda-beda yang terpampang dihadapannya. Ia sibuk mengutak atik pakaian-pakaian itu dengan menukar-nukarkan aksesorisnya dari pakaian satu ke yang lain begitu pula sebaliknya.

“ah, semuanya bagus tapi masih kurang pas. Apa ya.. yang kurang” gumam Yoon Mi sambil memperhatikan beberapa dress casual yang ada didepannya

“tambahkan saja ini dilehernya pasti akan kelihatan cantik” gumam Yesung pelan ditelinga Yoon Mi. tangan kanannya menunjukkan sebuah syal green white yang ia dapatkan dari Yoon Mi beberapa hari yang lalu.

“kau mengagetkanku. Sejak kapan kau ada disini?” tanya Yoon Mi sambil merapikan pakaian-pakaian yang sudah ia hamburkan

“barusan! Kenapa dirapikan? Memangnya kau sudah tentukan mau memakai design yang mana?”

“aninde (belum). Akan aku pertimbangkan lagi.. lagipula sesi pemotretan dan wawancara denganmu kan belum selesai. Selesai itu baru aku akan tentukan design-nya dan mencari model wanitanya” jelas Yoon Mi

“Mm.. terserah kau sajalah! Kau sudah makan?”

“memangnya kenapa?” Yoon Mi bukannya menjawab malah kembali bertanya. Pakaian yang tadi ia hamburkan sudah kembali rapi diatas hanger yang ia gantungkan dilemari penyimpanan.

“aku lapar” rengek Yesung layaknya anak kecil. Kedua bola matanya menyipit hingga membentuk wajah aegyo

“kalau kau lapar makan sana kenapa mengeluh padaku?”

“aku tidak bisa makan jika sendiri. Temani aku makan ya?”

“sh, kau seperti anak kecil saja. Kau tidak lihat aku sedang sibuk? Ajak saja menejermu untuk menemanimu..”

“aku malas dengannya. Kau saja ok?” ucap Yesung sembari menarik tangan Yoon Mi.

“yak.. yak.. yak.. lepaskan tanganku” teriak Yoon Mi sambil menyamakan langkahnya dengan Yesung. Mereka melewati lorong-lorong OWNent dengan tatapan aneh dari beberapa karyawan yang baru saja datang. Dan Shinju salah satu dari beberapa orang yang melihat kejadian tersebut. Ia mendengus kesal.

“aku bilang lepaskan tanganku…” ucap Yoon Mi lagi namun tangan Yesung masih menggenggam erat tangan gadis itu. Tak mau melepaskannya

“baiklah! Aku akan menemanimu… asal lepaskan tanganku” lanjut Yoon Mi akhirnya. Yesung melepaskan tangan Yoon Mi tepat didepan gedung OWNent. “sekarang ayo..” ajaknya pada Yoon Mi yang masih tampak kesal

“kita harus makan dimana? Ini sudah restoran ke-5 yang kita kunjungi tapi kau tidak pernah masuk” ucap Yoon Mi kesal. Kedua matanya menatap tajam kearah Yesung seolah menanti sebuah kata “disini” atau “direstoran sebelah” dari mulut Yesung.

“molla.. semua restorannya ramai. Jika kita makan disana, semua fans-ku pasti akan mengejarku dan meminta macam-macam. Jika begitu, bagaimana aku bisa makan?”

“itulah resikonya menjadi artis terkenal” ucap Yoon Mi datar.

Mobil Yesung kemudian melesat ditengah kota Seoul yang sudah mulai ramai dan berhenti disebuah apartement mewah berlantai 20.

“untuk apa kita kesini?” tanya Yoon Mi sambil memperhatikan sekelilingnya. “kau mau makan disini?” tanya-nya lagi.

“masuklah..!!” perintah Yesung begitu membuka pintu apartemennya. Yoon Mi yang masih bingung hanya menurut dan ikut duduk disofa depan Yesung merebahkan badannya.

“kita istrahat sebentar ya. Aku lelah.. kau tidak ada kerjaan kan di OWN?” tanya Yesung pada Yoon Mi

“anio. Hari ini aku free. Tadi ke OWNent hanya untuk mengecek design” jelasnya.

“aku akan mandi dulu. Kau tunggu sebentar” ucap Yesung seraya menghilang dibalik pintu kamarnya. Yoon Mi yang merasa tenggorokannya kering langsung menuju kulkas dan mencari cairan bening yang bisa menghilangkan dahaganya itu.

Yoon Mi membuka kulkas dan mengambil sebotol air mineral kemudian diteguknya. Ia terkejut melihat isi kulkas Yesung yang penuh dengan bahan makanan namun belum diolah. “hm..” Yoon Mi tersenyum kecil.

Setelah membersihkan diri, Yesung keluar dari kamarnya dengan memakai kaos putih polos dan celana boxer selutut.

“apa yang kau lakukan?” tanya Yesung menghampiri Yoon Mi yang tengah berkreasi pada dapurnya.

“memasak. Kau belum makan kan? jadi.. aku masakkan ini”

“apa itu?” tanya Yesung sambil menengok kearah panci yang tengah diaduk oleh Yoon Mi.

“sup buncis! Dan juga ada beberapa banchan (lauk pauk). Makanlah aku tau kau lapar” ucap Yoon Mi sambil merapikan beberapa piring diatas meja. “sepertinya enak” gumam Yesung sambil menikmati aroma yang keluar dari semua masakan Yoon Mi.

“cobalah! Hm?” ucapnya sambil tersenyum manis. “baiklah!” jawab Yesung lalu melahap makanannya itu.

Eunhyuk memarkirkan mobilnya didepan OWNent. “apa benar dia masih disini?” gumamnya sambil melangkahkan kakinya kedalam

“Shinju.. apa kau lihat Yesung didalam?” sapa Eunhyuk begitu berpapasan dengan gadis itu.

“molla. Kenapa kau tanyakan padaku?” jawabnya judes. “mwo? Hey.. kau kan pacarnya masa ia kau tidak tau dia ada dimana? Tadi dia bilang akan menungguku disini”

“memangnya jika aku pacarnya aku harus tau kemanapun dia pergi? Dia bahkan menyuruhku untuk tidak mengatakan tentang hal itu kepada siapapun. Dia menyembunyikan hubungan kami..” tegas Shinju kesal.

“hey.. kenapa kau marah begitu? Dia melakukan itu demi karirnya. Kau tau kan ada berapa banyak fans-nya dinegeri ini? jika mereka mendengar rumor tentang Yesung apalagi sampai ia punya pacar, fans-nya pasti akan marah dan perlahan-lahan meninggalkannya. Sebagai seorang entertainer, yang paling penting dalam hidup itu adalah Fans.. aku pikir kau sudah mengerti tentang itu sebelum menjalin hubungan dengannya” papar Eunhyuk panjang lebar.

“arrasseo! Aku hanya kesal. Sudah 2 minggu ini dia bahkan tidak mau menemuiku. Katanya selalu saja sibuk” keluh Shinju lagi. “apa benar begitu?” tanyanya penuh selidik

“Mm.. dia memang sedang sibuk akhir-akhir ini. kuharap kau tidak berpikiran yang bukan-bukan tentangnya” jelas Eunhyuk kemudian berlalu pergi

“kau mau kemana?” tanya Shinju seraya menahan tangan Eunhyuk

“keapartemen Yesung. Dia bilang dia ada dirumah”

“aku ikut..”

****

“masakanmu lumayan. Ini tidak buruk” ucap Yesung sambil mengunyah makananya. “kau bilang lumayan tapi sudah menghabiskan semuanya..” keluh Yoon Mi

“Yesung ah..” teriak Eunhyuk sambil menerobos masuk kedalam apartemen artis sekaligus sahabatnya itu.

“Oo.. kau sedang makan? Kebetulan aku juga lapar” seru Eunhyuk sambil mengambil sendok dan ikut makan bersama Yesung. “ini enak.. siapa yang masak?” tanyanya sambil berusaha menelan makanan yang sudah menumpuk didalam mulutnya. Yesung menoleh kearah Yoon Mi seolah menjawab pertanyaan menejernya itu.

“Oppa… aku datang…” seru Shinju begitu ia masuk. Matanya membulat seketika menyaksikan Yesung, Eunhyuk juga Yoon Mi sedang makan bersama sambil sesekali tersenyum.

“kau datang bersamanya?” bisik Yesung pelan pada Eunhyuk. Eunhyuk hanya mengangguk. “kenapa tidak bilang?” bisiknya lagi

“tidak sempat..” jawab Eunhyuk masih melahap makanannya.

Yoon Mi langsung berdiri dan menundukkan kepalanya kepada Shinju. Ia juga kaget dengan kedatangan seniornya ini dirumah Yesung. Sebuah senyum kecil mengembang dibibir Yoon Mi walau ada rasa ragu berkecamuk didalam hatinya.

“anyong.. hobaenim.. (senior)” sapa Yoon Mi ramah. Bukannya membalas Shinju malah pergi dan masuk kedalam kamar Yesung. Yesung mengikutinya

“bagaimana syutingnya belakangan ini? apa berjalan lancar?” cibir Shinju

“Mm.. kenapa kau tidak bilang akan kemari?” tanya Yesung ramah. Ia tau gadis didepannya kini hanya pura-pura tersenyum.

“aku tadi bertemu dengan Eunhyuk oppa di OWNent. Dia menjemputmu.. tapi sampai disana kau sudah tidak ada. Kenapa kau tidak bilang padaku bahwa kau ke OWNent?” tanya Shinju kembali

“awalnya aku mau menemuimu tapi tiba-tiba ada urusan mendadak” bohong Yesung

“urusan mendadak dengan gadis itu?” Yesung menatap Shinju tajam. “wae? Kenapa kau membohongiku?”

“apa maksudmu?” tanya Yesung santai. Ia memposisikan dirinya duduk ditepi ranjangnya.

“kenapa akhir-akhir ini kau menjauhiku? Kau bilang ada shooting, ada pemotretan, sedang sibuk wawancara tapi apa buktinya?” Shinju meninggikan suaranya.

Eunhyuk dan Yoon Mi yang berada diruang tengah juga ikut terkejut mendengar perdebat dua sejoli itu

“bukti apa? Kau pikir aku berbohong padamu? Untuk apa?” jawab Yesung dengan nada tidak kalah tinggi dari Shinju

“kau tidak ada jadwal shooting 2 minggu terakhir ini . Kau hanya melakukan beberapa pemotretan dan mengisi suara dibeberapa acara singkat.  Jadwalmu tidak begitu padat tapi kau selalu bilang sedang sibuk.. diakah alasanmu mengatakan sibuk padaku?” Shinju berusaha mengontrol emosinya

“mwo?”

“aku sudah mengecek semua jadwal kerjamu pada pihak management-mu dan mereka memberitahukan itu padaku. Wae oppa… kenapa kau membohongiku?” Shinju menangis.

“Shinju ya.. aku tidak bermaksud begitu. Mianhata jongmal mianhe. Aku tidak bermaksud untuk membohongimu” Yesung menarik tubuh Shinju kedalam dekapannya.

“Ne oppa.. berjanjilah padaku untuk tidak berbohong lagi. Hm? Kau tau aku sangat merindukanmu selama 2 pekan ini” lanjut Shinju lagi. Seulas senyum licik mengembang dibibir tipisnya

“arrasseo”

***

“terimakasih sudah mengantarku..” ucap Yoon Mi begitu turun dari mobil Eunhyuk. Badannya menunduk 90 derajat sebagi bentuk terimakasihnya

“cheonmaneyo.. oh ya! Terimakasih juga untuk makanannya” jawab Eunhyuk sambil tersenyum manis.

“ne..”

“tentang yang tadi.. aku harap kau tidak menceritakannya pada siapapun. Jika sampai ada yang tau, itu akan berakibat buruk bagi karir Yesung. Kau mengerti kan?” lanjut Eunhyuk lagi

“ne. aku tidak akan menceritakan tentang kalian pada siapapun”

“ok, gomawo. Aku pulang ya?” pamit Eunhyuk lalu menginjak pedal gas mobilnya.

Yoon Mi kembali OWNent setelah dari apartemen Yesung. Ia lumayan telah menjadi koki sehari hari ini terlebih lagi koki untuk artis se-terkenal Yesung. Ia berjalan pelan menuju ruangannya

“hobaenim..” seru Yoon Mi begitu melihat Shinju berada tepat dihadapannya.

“apa hubunganmu dengan Yesung oppa..” tanya Shinju tajam

“tidak ada apa-apa. Hobaenim sudah tau kan bahwa aku hanyalah stylish-nya” jelas Yoon Mi

“benarkah? Lalu kenapa kau bisa keapartemennya? Apa kau meminta padanya agar membawamu kesana? Sh, harusnya kau lihat dirimu.. kau hanya stylish tapi berani ke apartemen artis seperti Yesung.. apa kau tidak punya harga diri?”

“hobaenim..”

“sudah ku peringatkan padamu untuk tidak mendekati Yesung oppa. Dia itu milikku walaupun belum ia umumkan didepan media tentang hubungannya denganku tapi kau tau kan kalau hanya aku yang pantas untuknya? Lihatlah dirimu.. jika benar kau hanya stylish, kerjakan pekerjaanmu dengan benar setelah itu, jangan ganggu dia” ancam Shinju. Kedua bibirnya tersenyum licik dengan melayangkan tatapan evilnya.

Yoon Mi tertunduk memikirkan kata-kata Shinju barusan. Sakit dan menusuk!

****

2 minggu sudah berlalu. Semenjak kejadian itu, Yoon Mi mulai menjaga jarak dengan Yesung. Ia takut kejadian tempo hari akan kembali menimpanya.. dibanding-bandingkan dengan artis seperti Yesung dan orang seperti Shinju, rasanya itu lebih sakit daripada ditampar 100 kali dan tentu saja Yoon Mi tak mau kejadian itu terulang kembali.

Sehabis melakukan pekerjaannya sebagai Stylish, ia menjauh dari arah Yesung bahkan tak mau menemuinya. Beberapa kali Yesung mencoba mengajaknya bertemu namun Yoon Mi selalu menghindar dengan berbagai macam alasan.

“Yoon Mi ya.. bisa kita bicara sebentar?” sapa Yesung. Ia langsung menghampiri gadis itu begitu selesai melakukan pemotretan

“aku sedang sibuk” jawab Yoon Mi datar. Tangannya sibuk merapikan beberapa pakaian yang terhamburan ditenda pengungsian sementara mereka. Maklum saja, mereka sedang pemotretan dengan mengambil latar Gunung dan pemandangan alam.

“aku hanya ingin bicara sebentar. Bisa?” Yesung menatap Yoon Mi penuh harap. Yoon Mi menghentikan sejenak aktivitasnya lalu melihat jam tangan yang melingkar ditangan kirinya.

“Waktumu hanya 10 menit dari sekarang” jawab Yoon Mi tegas dan dingin.

“jadi, apa yang ingin kau katakan?” tanya Yoon Mi. mereka membuang pandangannya jauh kelereng gunung tepat mereka berpijak kini. Sengaja mereka mencari tempat yang agak sepi agar tidak menimbulkan spekulasi yang macam-macam tentang hubungan mereka

“bagaimana kabarmu?” tanya Yesung

“baik. Seperti yang kau lihat sekarang”

“kenapa kau menghindariku? Apa terjadi sesuatu?” tanya Yesung akhirnya

“tidak! Tidak terjadi apa-apa. Hanya seharusnya memang seperti ini. masih ada yang perlu kau tanyakan lagi?”

“obseo (tidak ada)”

“kalau begitu aku pergi” pamit Yoon Mi lalu meninggalkan Yesung. Yesung terdiam menatapa punggung Yoon Mi yang perlahan menghilang dari pandangannya.

“gadis itu..” gumamnya

***

Yoon Mi dan kawan-kawan merapikan barang-barang yang tadi mereka pakai untuk keperluan pemotretan. Mereka menyimpan benda-benda itu diruangan yang khusus yang meman sudah disediakan.

“ah.. lelahnya..” gumam Yubin (teman kerja Yoon Mi) sambil merentangkan kedua tangannya. “Yoon Mi ya.. ottoehke design-nya? Sudah kau buat?” tanya Yubin

“ne. tapi belum aku perlihatkan pada Direktur juga staff lainnya. Aku masih ragu designya tidak akan diterima” keluhnya

“waeyo? Ah.. tidak mungkin! Kami semua percaya padamu. Tunjukkan saja nanti design-nya. Aku yakin pasti hasilnya akan bagus”

“hm.. kau terlalu memujiku” balas Yoon Mi sambil tersenyum kecil.

“kalian belum pulang?” sapa Ryewook begitu melihat Yoon Mi dan Yubin masih didalam ruangan kerja.

“belum. Kami masih merapikan barang-barang yang tadi dipakai untuk pemotretan” jelas Yubin. Ryewook mengangguk pelan

“kalian mau pulang? ikut saja denganku” tawar Ryewook sambil berjalan beriringan keluar dari OWNent. Bersama Yoon Mi dan Yubin

“jongmal gomawo sajangnim tapi aku akan dijemput oleh temanku jadi, aku tidak bisa ikut” jawab Yubin

“begitukah? Mm.. bagaimana denganmu nona Yoon Mi? apa kau juga akan dijemput?” tanya Ryewook. Yoon Mi terdiam hingga Yubin menyenggol lengannya pelan

“ah, itu..”

“dia tidak dijemput direktur. Jadi, dia bisa ikut denganmu” ucap Yubin ceplas ceplos. Yoon Mi menatap Yubin kesal.

“benarkah? Baiklah.. kau ikut denganku” ucap Ryewook sambil membukakan pintu mobilnya untuk Yoon Mi.

“hati-hati dijalan” teriak Yubin sambil melambai kerah mobil Ryewook.

****

Mobil Ryewook melaju menembus malam yang sudah agak sepi. Maklumlah, ini sudah pertengahan malam jadi, aktivitas yang terjadi dijalan raya juga sudah perlahan berkurang. Sejak tadi, Yoon Mi diam begitu juga Ryewook tak ada satu katapun yang terucap dari keduanya. Hanya hening.. yang membuat hawa dingin makin terasa didalam mobil

“Yesung.. kau kenal dengannya?” tanya Ryewook membuka pembicaraan. Yoon Mi menoleh kearah Ryewook yang masih focus dengan kemudinya

“ng? ya.. kebetulan dia adalah model dimajalah KIS” ucapnya datar

“benarkah?”

“ne. memangya apa lagi? Tidak mungkin kan orang sepertiku bisa mengenal dan dekat dengan artis seperti dia. Kecuali.. kalau aku benar-benar dapat mukjizat. Hehehe” Yoon Mi tersenyum girang. Kini keceriaan kembali menghiasi wajah gadis itu. Sifat humorisnya pun keluar sudah

“arasseo! Tapi yang kulihat hubungan kalian tidak seperti yang kau katakan”

“mwo?” Yoon Mi menatap terkejut kearah namja yang berprofesi sebagai direkturnya itu.

“apa kalian punya hubungan khusus?” tanya Ryewook lagi. Kata-katanya masih mengandung misteri yang membuat gadis disampingnya itu bingung total

“apa maksud direktur?”

“Yesung.. aku rasa… dia hanya mempermainkanmu” ucapnya tegas tapi masih penuh dengan misteri. Yoon Mi tertegun!

****

Keesokan harinya, Hyoyeon berdiri didepan OWNent. Menantikan sosok sahabatnya yang sangat ia rindukan itu. Siapa lagi kalau bukan Yoon Mi, sahabat yang paling dekat dengannya

“jemput aku sekarang.. jangan sampai terlambat.. jika kau tidak menjemputku, aku akan memecatmu..” gerutu Eunhyuk. Ia berbicara sendiri seperti orang gila sambil memperagakan gaya seseorang yang sering sekali memerintahnya itu. Yesung! Siapa lagi kalau bukan dia. Artis tukang atur tapi tetap baik dan hangat

“lihat saja Yesung ah, jika kau benar-benar memecatku hanya karena ini, persahabatan kita putus. Kau dan aku end” lanjutnya lagi masih bergumam sendiri.

5 menit kemudian, Yesung keluar dari dalam gedung OWNent sambil memakai kaca mata hitamnya. Ia berjalan dengan cool-nya layaknya model yang sedang berelenggak lenggok diatas catwalk. Dibelakang Yesung, tampak Yoon Mi juga sedang berajalan kearah luar. Eunhyuk langsung menghampiri artisnya itu begitu ia menampakkan diri

“kau terlambat 10 menit” ucap Yesung sambil melirik jam tangan silver yang melingkar ditangannya. Ia tidak menyunggingkan senyum sedikitpun takut kalau-kalau sikap cool-nya itu akan rusak jika ia tersenyum.

“mwo? Aku sudah menjemputmu setidaknya ucapkan terimakasih padaku. Bukan mengintimidasiku dengan kata-kata seperti itu” keluh Eunhyuk

“terserah kau sajalah. Kajja” ajak Yesung sambil melangkah beriringan.

Hyoyeon begitu melihat Yoon Mi ia langsung beranjak dari tempat ia berdiri dan berlari kecil menuju sahabatnya itu. Tak lupa, ia lambaikan sebelah tangannya agar Yoon Mi mengetahui keberadaannya

“Yoon Mi ya…” teriak Hyoyeon sambil tersenyum senang. Ia kemudian berlari kecil menuju Yoon Mi yang tepat berjalan dibelakang Yesung

“berhenti!” ucap Eunhyuk sambil merentangkan kedua tangannya berusaha melindungi Yesung dari Hyoyeon. “mwo?” tanya Hyoyeon bingung.

“mohon maaf! Kami tidak menerima wawancara ataupun sesi berfoto sekarang jadi, kau pergilah. Kembali saat kami mengadakan acara fans meeting. Ara?” jelas Eunhyuk. Hyoyeon terpaku seketika. Otaknya berhenti dan berajalan pelan mencoba mencerna setiap kata-kata yang Eunhyuk ucapkan

“kau dengar tidak nona? Yesung sedang tidak ingin diwawancara atau dimintai berfoto. Acara fans meeting akan kami infokan diwebsite kami jadi, kau bisa mengetahui jadwalnya disana” lanjut Eunhyuk lagi. Yesung hanya diam sambil tetap berdiri dibelakang Eunhyuk

“tapi.. aku tidak ingin wawancara ataupun berfoto bersamanya” jawab Hyoyeon masih dengan tampang bingung dan pabonya.

“mwo?” ucap Yesung dan Eunhyuk serempak

To Be Continued…………………………………………

Mian agak lama nge-post part ini karena ada beberapa halangan dan kesibukan yang tak terduga *cie.. bahsanya

seperti part-part sebelumnya, aku menantikan coment dan masukan kalian readersku di part ini juga

bagus dan tidaknya akan author trima demi pembelajaran yang berharga kedpannya nnti. but, NO BASH ya!!

ok, Gomawo ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s